NortonNews.com – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang menampilkan seorang wanita yang diduga merendahkan gaya berpakaian seorang pria. Namun, bukannya mendapat dukungan, ia justru menuai kritik tajam dan menjadi sasaran kecaman dari warganet.
Dalam video yang tersebar di TikTok dan Threads, seorang wanita terlihat secara terbuka menertawakan pria yang mengenakan boots dan celana jeans. Dengan nada sarkastik, ia memberikan komentar negatif terhadap pilihan busana pria tersebut yang menurutnya tidak sesuai dengan selera pribadinya.

Netizen Bereaksi
Unggahan itu langsung memicu kemarahan warganet. Banyak yang menilai sikap wanita tersebut tidak sopan dan cenderung menghakimi. Kolom komentar pun dipenuhi kritik yang justru menyerang balik selera fashion sang wanita.
Salah satu netizen berkomentar, “Gaya cowoknya sebenarnya bagus, justru kakaknya yang terlihat kurang sopan karena tidak menjaga ucapan.”
Harapan untuk Sang Pria
Di sisi lain, banyak warganet yang menunjukkan empati kepada pria dalam video tersebut. Mereka berharap konten itu tidak muncul di FYP sang pria agar tidak melukai perasaannya.
“Semoga abang tersebut tidak melihat video ini. Padahal, penggunaan cardigan itu terlihat keren dan rapi jika dipadukan dengan baik,” tulis salah satu akun.
Dilansir dari Lambeturah – Hingga kini, video itu masih ramai dibagikan ulang di berbagai platform seperti Threads dan TikTok, memicu perbincangan luas tentang etika dalam menilai penampilan orang lain di ruang publik. Pihak wanita dalam video tersebut juga belum memberikan klarifikasi terkait viralnya konten itu.
Dalam kasus seperti ini, warganet cenderung lebih peka terhadap tindakan yang dianggap sebagai bentuk perundungan terselubung. Meskipun niat wanita tersebut mungkin hanya bercanda, banyak yang menilai tindakannya sebagai sikap arogan.
Sementara itu, cardigan sendiri merupakan item fashion pria yang bersifat timeless dan sering dikaitkan dengan gaya klasik seperti old money atau soft boy, sehingga komentar tersebut dinilai kurang tepat sasaran.
















































You must be logged in to post a comment Login