Jakarta,NortonNews– King Faaz (13), putra dari Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian, menunjukkan keseriusannya dalam menghapal Al-Qur’an. Selama Ramadan, Faaz menjalani program hapalan dengan sistem reward khusus, yang tidak hanya menilai kemampuan menghapal, tetapi juga adab dan akhlaknya.
Fairuz menekankan bahwa ilmu harus selaras dengan akhlak, sehingga penilaian tidak hanya pada jumlah ayat yang dihapal. Sonny menambahkan bahwa pola asuh mereka mengedepankan disiplin dengan hati—tidak memaksa anak, tetapi mengajak memahami makna ibadah sejak awal.
“Kecintaan pada Al-Qur’an tidak muncul tiba-tiba. Anak perlu dikenalkan isi dan kisah di dalamnya hingga rasa cinta tumbuh alami,” jelas Fairuz. Ia menekankan agar prioritas cinta anak adalah kepada Allah, bukan orang tua, sehingga anak secara otomatis belajar menghormati orang tua dan orang di sekitarnya.
Meski konsisten, Fairuz mengakui Faaz kadang merasa jenuh. Mereka tidak memaksanya, tetapi memberi pemahaman tentang konsekuensi menunda hapalan dan manfaat jika dikerjakan tepat waktu. Pendekatan ini membuat Faaz dan adik-adiknya sering berinisiatif sendiri untuk mengaji. Bahkan adiknya yang berusia 4 tahun ikut antre memegang Al-Qur’an karena terbiasa melihat lingkungan rumah yang mengaji.
Dilansir dari Detik.com- Saat ini, Faaz fokus murajaah dari juz 30 hingga juz 27, dengan metode pengulangan agar hapalan tetap terjaga. Adik bungsunya memulai dari surat pendek, sementara yang lainnya fokus pada juz 30. Menurut Fairuz dan Sonny, kunci pola asuh mereka sederhana: melibatkan Allah dalam setiap aktivitas keluarga.
“Kita saling sayang dan menjaga. Rasa sayang itu bukan hanya untuk bersama di dunia, tapi juga agar bisa bertemu lagi di surga,” tegas Sonny.






















































You must be logged in to post a comment Login