Jakarta,NortonNews – Presenter sekaligus aktor Denny Sumargo angkat bicara setelah mengetahui dua korban dugaan pembakaran di sebuah pondok pesantren di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), batal berangkat ke Jakarta.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua korban tidak dapat melanjutkan perjalanan karena sempat dicegat aparat di bandara, sehingga batal memenuhi undangan untuk hadir dalam podcast miliknya.
Kasus dugaan pembakaran tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik. Insiden itu mengakibatkan satu santri meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar serius hingga mengalami cacat permanen.
Melalui unggahan di media sosial pada Rabu (8/7), Denny menyampaikan rasa prihatin terhadap kondisi para korban beserta keluarganya. Ia juga menyoroti pengakuan keluarga korban yang menyebut laporan kasus tersebut telah disampaikan sekitar tujuh hingga delapan bulan lalu, namun hingga kini dinilai belum menunjukkan perkembangan yang jelas.
Sebagai bentuk kepedulian, Denny bersama timnya berinisiatif mengawal kasus tersebut dengan mengundang dua korban untuk hadir dalam podcast guna menceritakan kronologi yang mereka alami.























































You must be logged in to post a comment Login