NortonNews.com – Seorang pemuda berinisial RMMP (19) diduga membunuh ayah kandungnya, RP (48), dengan cara memenggal kepala menggunakan parang. Peristiwa itu terjadi di Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, pada Selasa (7/4).
Menurut Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, kejadian bermula ketika pelaku mendengar pertengkaran antara ayah dan ibunya, JL (43), yang dipicu masalah uang.Kapolres Fahrian menjelaskan, korban (RP) sempat berselisih dengan saksi 1 (JL) karena meminta uang sambil marah-marah. Situasi itu kemudian memicu pertengkaran antara keduanya.
Meski sempat terjadi pertengkaran, Fahrian mengatakan bahwa saksi JL akhirnya memberikan uang sebesar Rp150 ribu kepada korban sebelum berangkat ke ladang.
Sekitar pukul 13.00 WIB, JL masih berada di ladang, sementara korban yang merupakan suaminya sedang tertidur di rumah. Pada saat itulah, anaknya diduga melakukan aksi pembunuhan terhadap sang ayah.
Dilansir dari CNN Indonesia.com – Menurut Fahrian, pelaku yang melihat korban sedang tertidur di kamar langsung mengambil parang babat dari gudang rumahnya. Setelah itu, pelaku membawa parang tersebut dan masuk ke kamar korban.
Pelaku kemudian diduga membacok leher korban sebanyak empat kali hingga menyebabkan luka serius. Selain itu, korban juga mengalami bacokan di bagian kepala.
Akibat kejadian tersebut, korban meninggal di tempat dengan kondisi leher terputus dari tubuhnya, kata Fahrian.
Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Setelah menerima laporan, petugas segera mendatangi lokasi dan mengamankan RMMP di dalam rumahnya.
“Pelaku sudah kami amankan dan masih dalam pemeriksaan intensif,” ujar Fahrian.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami motif pelaku yang tega menghabisi nyawa ayah kandungnya.
Menurut keterangan warga sekitar, pelaku dikenal sebagai pribadi yang baik. Oleh karena itu, penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap secara jelas kronologi dan motif kejadian tersebut.


















































You must be logged in to post a comment Login