NortonNews.com – Di tengah suasana pegunungan yang umumnya tenang dengan suara alam, kali ini terdengar musik dari speaker aktif yang membuat suasana seperti hiburan dadakan di atas ketinggian.
Banyak warganet mengaku heran karena suasana yang seharusnya tenang dan cocok untuk healing di pegunungan justru berubah seperti acara tongkrongan malam.
Sebagian netizen bahkan menyindir bahwa mendaki gunung kini bukan lagi sekadar mencari sunrise, tetapi juga seperti membawa panggung hiburan lengkap dengan sound system.
Padahal, Gunung Andong selama ini dikenal sebagai gunung yang ramah untuk pendaki pemula dengan panorama indah dan suasana yang menenangkan.
Namun, video karaoke di puncak tersebut kemudian memicu perdebatan soal etika pendakian serta pentingnya menghormati pendaki lain yang ingin menikmati ketenangan alam.
Dilansir dari Lambeturah.co.id – Pihak pengelola pun akhirnya memberikan klarifikasi dan menjelaskan bahwa speaker yang ada sebenarnya diperuntukkan sebagai alat informasi darurat, bukan untuk hiburan.
Setelah video itu viral, pengelola bersama LMDH dan petugas shelter sepakat melarang segala bentuk aktivitas karaoke di kawasan puncak Gunung Andong.
Ironisnya, aktivitas yang seharusnya menjadi sarana menikmati alam justru dinilai mengurangi ketenangan dan rasa saling menghargai antar pendaki.




















































You must be logged in to post a comment Login