Jakarta, Norton News – dilansir dari en.tempo.co, Pemerintah Indonesia bersiap mengevakuasi sekitar 380 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran, menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Iran. Menteri Luar Negeri Sugiono menetapkan status Kedutaan Besar RI di Teheran pada tingkat siaga satu, menyusul serangan besar-besaran Israel terhadap fasilitas nuklir dan pusat komando militer Iran sejak 13 Juni 2025.
Kementerian Luar Negeri telah menerapkan langkah kontinjensi dan menyiapkan skema evakuasi darat, mengingat jalur udara dinilai tidak memungkinkan. “Satu-satunya jalan hanya lewat darat,” ujar Sugiono, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.
Komunikasi dengan negara-negara tetangga Iran juga telah dilakukan untuk membuka akses lintas batas jika evakuasi harus segera dilaksanakan.
Konflik memanas setelah Iran meluncurkan rudal balistik ke Tel Aviv sebagai respons atas serangan Israel, yang telah menewaskan sedikitnya 585 orang dan melukai lebih dari 1.300 warga Iran. Sementara itu, serangan balasan Iran menyebabkan 24 korban jiwa dan 500 lainnya luka-luka di Israel.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan, serta potensi keterlibatan kekuatan besar dunia dalam perang yang disebut-sebut sebagai yang terburuk dalam sejarah permusuhan Israel-Iran.


















































You must be logged in to post a comment Login