Medan,Norton News-Tawuran antarkelompok pemuda kembali terjadi di Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, dan videonya ramai beredar di media sosial. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang tewas.
Dalam rekaman video singkat tersebut, tampak sekelompok orang terlibat aksi saling serang menggunakan senjata tajam serta lemparan batu. Peristiwa tawuran itu diketahui menewaskan Dian Iqbal Saragih (33), yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang ikan.
“Tawuran terjadi di Belawan. Seorang pedagang ikan dan seorang remaja menjadi korban,” demikian keterangan akun yang membagikan video tersebut.
Penjelasan dari Lurah Bagan Deli.
Menanggapi kejadian tersebut, Lurah Bagan Deli, Aulia Rahman, menjelaskan bahwa tawuran tersebut terjadi setelah salat subuh pada Minggu (8/2/2026). Warga setempat pun terkejut karena keributan tersebut semakin intens dan disertai ledakan mercon. “Kami sebenarnya juga terkejut. Biasanya tawuran terjadi sebelum subuh, karena setelah subuh orang sudah mulai ramai,” ujar Aulia dalam wawancaranya dengan melalui telepon pada Senin (9/2/2026).
“Korban saat itu hendak menuju mobilnya untuk berangkat ke Kualanamu. Ketika melewati lokasi tawuran, perutnya terkena mercon yang meleset,” jelasnya. Aulia menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi mengenai korban luka lainnya. “Sedangkan remaja yang terkena panah di kepala itu terjadi sekitar minggu lalu. Memang tawuran sering terjadi di tempat tersebut,” tambahnya.
Pernyataan dari Kasat Reskrim.
Dilansir Dari Kompas- Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, menyampaikan bahwa jenazah Dian telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses otopsi. “Kami sudah menerima laporan terkait kejadian ini. Jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara,” kata Agus melalui telepon pada Senin (9/2/2026). “Saat ini, kami masih menyelidiki penyebab kematiannya,” tambahnya.
Ia menuturkan bahwa pihaknya masih berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Saat ini, identitas para pelaku masih kami telusuri,” kata Agus.















































You must be logged in to post a comment Login