(Jakarta, Norton News)– di lansir dari cnnindonesia.com Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) tidak memiliki cukup susu yang akan diberikan. Hal ini dikarenakan produksi susu dalam negeri yang tidak memenuhi hal tersebut. Hal ini dikatakan oleh Menteri Koperasi Budi Ari Setiadi berdasarkan diskusi yang dilakukannnya dengan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana dimana dengan anggaran MBG sebesar Rp 71 trilliun pada tahun 2025 sebesar 20 persen atau Rp 14 trilliun akan digunakan untuk pengadaan susu dan dengan jumlah tersebut dikatakan tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan susu dalam negeri.
Ketika di tanya oleh wartawan mengenai apakah nantinya sisa kebutuhan susu dalam program MBG akan di penuhi dengan susu impor. Budi tidak menjawab dengan pasti dan mengatakan pihaknya akan berfokus mencari solusi untuk mengurangi produk impor.
















































You must be logged in to post a comment Login