Norton News, Jakarta — Seorang mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bernama Muhammad Fahrul (48) menjadi korban pembacokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur. Insiden yang terjadi pada Kamis (22/10/2026) tersebut diduga dipicu perselisihan mengenai pekerjaan renovasi rumah.
Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra membenarkan peristiwa tersebut. Fahrul mengalami luka bacok pada bagian kanan kepala setelah terlibat pertengkaran dengan seorang tetangganya berinisial JB (57).
“Korban bernama Muhammad Fahrul, mantan anggota Kopassus yang mengalami luka bacok di bagian kanan kepala,” kata Andre saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Perselisihan Bermula dari Pekerjaan Renovasi
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kejadian bermula ketika istri JB menegur seorang mandor bangunan yang sedang mengerjakan renovasi rumah di sebelah kediamannya. Ia meminta agar pekerjaan tersebut dihentikan karena diduga merasa terganggu dengan aktivitas pembangunan.
Namun, Fahrul meminta mandor agar tetap melanjutkan pekerjaan renovasi. Perbedaan pendapat tersebut kemudian memicu ketegangan hingga JB mendatangi lokasi dan terlibat adu mulut dengan korban.
Pertengkaran semakin memanas ketika JB diduga mengancam akan membacok Fahrul. Situasi kemudian berubah menjadi aksi kekerasan setelah pelaku mengayunkan senjata tajam jenis golok ke arah korban.
Korban Terkena Bacokan di Kepala
Dalam keterangannya, Andre menjelaskan bahwa ayunan golok pertama tidak mengenai korban. Namun, serangan berikutnya mengenai bagian kanan kepala Fahrul.
“Pelaku membacok korban namun tidak kena dan kedua kalinya mengenai kepala korban bagian kanan,” ujar Andre.
Meski mengalami luka, Fahrul melakukan perlawanan dengan membanting JB hingga terjatuh ke lantai. Akibat kejadian tersebut, pelaku juga mengalami luka pada bagian leher dan pelipis.
Kedua pria tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis. Fahrul dirawat di Rumah Sakit Mayapada Jakarta Garden City, sedangkan JB dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi.
Polisi Dalami Kasus Pembacokan
Dilansir dari Liputan6.com – Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian kejadian yang berujung pada pembacokan tersebut. Penyidik juga mendalami latar belakang perselisihan serta peran masing-masing pihak dalam insiden itu.
Kasus ini menjadi perhatian karena perselisihan terkait aktivitas renovasi rumah berujung pada kekerasan yang mengakibatkan kedua pihak mengalami luka.
Polisi mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan antarwarga melalui komunikasi dan jalur hukum, sehingga konflik tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan keselamatan.


















































You must be logged in to post a comment Login