(JAKARTA, NORTON NEWS) — dikutip dari kompas.com Mengetahui adanya ijazah siswa yang masih ditahan sekolah swasta Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
Dikutip dari wawancara kompas.com via telepon pada Jumat (7/2/2025) dengan Dedi. Beliau menyampaikan bahwasannya dia sangat marah akan hal ini dan menurutnya urusan penahan ijazah ini ibaratkan sama dengan kezaliman yang di rumah sakit saat melahirkan namun karena tidak sanggup membayar biaya persalinan akhirnya bayi ditahan di rumah sakit.
Dedi juga menyinggung mengenai hal seorang tenaga pendidikan yang mengajarkan kemanusiaan, pancasila, agama bahkan umrah tiap tahun namun ijazah siswanya ditahan karena menunggak biaya sekolah.
Sebabkan hal ini akan dilakukan kebijakan oleh Pemprov Jabar yang akan membayar seluruh tunggakan 100 persen dengan catatan seluruh bantuan BPMU akan dihentikan.















































You must be logged in to post a comment Login