
NortonNews- Keluhan terkait penggunaan barcode pada aplikasi MyPertamina ramai diperbincangkan di media sosial sejak 1 April 2026. Sejumlah pengguna mengaku tidak lagi bisa membeli BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar karena data kendaraan mereka tiba-tiba hilang dari sistem.
Situasi ini muncul bersamaan dengan kebijakan baru pemerintah yang mulai membatasi distribusi BBM subsidi, sehingga memunculkan pertanyaan dari masyarakat apakah gangguan tersebut berkaitan dengan aturan baru tersebut.
Banyak keluhan datang dari pengguna lama yang sebelumnya tidak pernah mengalami kendala. Mereka mengaku barcode yang sudah digunakan bertahun-tahun mendadak tidak bisa dipakai karena data kendaraan tidak lagi terdaftar di aplikasi.
Salah satu pengguna media sosial menyebut bahwa sistem diduga menghapus data kendaraan secara sepihak. Ia menjelaskan bahwa kendaraan yang datanya hilang harus didaftarkan ulang, kemudian menunggu proses verifikasi yang memakan waktu hingga beberapa hari, bahkan lebih lama sebelum bisa kembali menggunakan BBM subsidi.
Akibat kendala tersebut, sejumlah pengguna terpaksa membeli BBM non-subsidi dengan harga lebih tinggi sambil menunggu proses pendaftaran ulang selesai. Kondisi ini pun memicu kritik dari masyarakat yang merasa dirugikan oleh sistem yang dinilai belum optimal.

















































You must be logged in to post a comment Login