Wali Kota Bekasi,Norton news- Tri Adhianto, mengaku geram setelah menerima laporan bahwa seorang staf tata usaha (TU) di salah satu SMP di Bekasi Barat diduga mengirimkan video pornografi kepada sejumlah siswa. Informasi tersebut ia dapatkan dari orangtua siswa melalui pesan di akun Instagram pribadinya, dan langsung ditindaklanjuti. Ia menegaskan bahwa perbuatan itu sangat mencederai dunia pendidikan serta bertentangan dengan nilai moral, adat istiadat, dan etika yang dijunjung selama ini.
Tri menyatakan telah menginstruksikan BKPSDM, Inspektorat, dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk segera menindak tegas oknum yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.Ia menegaskan telah meminta BKPSDM, Inspektorat, dan Disdik menjatuhkan sanksi seberat-beratnya karena kasus tersebut sangat meresahkan. Tri juga mengungkapkan bahwa dirinya telah turun langsung ke sekolah di Bekasi Barat untuk memastikan penanganan dilakukan secara serius. Saat ini, oknum yang bersangkutan telah dibebastugaskan dari jabatannya.
Dilansir dari Kompascom- Ia menegaskan bahwa oknum tersebut telah resmi dibebastugaskan dari jabatannya.Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi perilaku menyimpang di lingkungan pendidikan. Tindakan tersebut dianggap sebagai pelanggaran berat yang mengkhianati kepercayaan masyarakat dan mencoreng citra institusi. Tri menyatakan akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran etika dan moral, serta memastikan sanksi dijatuhkan seberat-beratnya.
Ia juga menegaskan bahwa siapa pun yang mencederai dunia pendidikan, apalagi melakukan tindakan tidak senonoh terhadap siswa, harus diproses secara tegas tanpa toleransi.Tri menegaskan bahwa sekolah berfungsi sebagai tempat menanamkan nilai-nilai kebaikan dan moral kepada peserta didik. Oleh karena itu, ia menilai segala bentuk perilaku menyimpang tidak boleh dibiarkan merusak dan mencoreng dunia pendidikan.
Tri menegaskan bahwa kebaikan harus ditanamkan sejak di sekolah kepada para peserta didik dan jangan sampai tercampur dengan hal-hal yang tidak baik. Ia juga menambahkan bahwa kasus ini perlu menjadi bahan evaluasi dan introspeksi bagi seluruh elemen pendidikan di Kota Bekasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.


















































You must be logged in to post a comment Login