Jakarta,NortonNews – Aksi dugaan premanisme kembali mencuri perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan praktik pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang viral di media sosial.
Video yang diunggah melalui TikTok oleh akun @itsmiauntr pada Jumat (10/4/2026) memperlihatkan pengakuan seorang sopir bajaj yang mengaku harus menyetor uang setiap hari kepada oknum tertentu.
Dalam rekaman tersebut, sang sopir menyebutkan bahwa jumlah setoran yang diminta mencapai Rp100 ribu per hari.
Tak hanya itu, ia juga mengungkap adanya ancaman serius bagi para sopir yang menolak membayar. Bentuk intimidasi yang dialami mulai dari diteriaki sebagai maling hingga mengalami kekerasan fisik.
Situasi ini membuat para sopir berada dalam dilema. Di satu sisi mereka merasa dirugikan, namun di sisi lain mereka terpaksa tetap membayar demi menjaga keselamatan diri serta kendaraan, mengingat lokasi tersebut menjadi tempat utama mereka mencari nafkah.
Kasus ini pun memicu keprihatinan luas dari warganet yang mendesak aparat untuk segera turun tangan memberantas praktik premanisme yang merugikan masyarakat kecil.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait kejadian yang tengah viral tersebut.


















































You must be logged in to post a comment Login