
Ilustrasi Daun Kelor.
Jakarta, Norton News – Dilansir dari CNNIndonesia, Kelor, atau Moringa oleifera, dikenal sebagai tanaman serbaguna yang kaya manfaat. Tanaman ini berasal dari kaki Pegunungan Himalaya dan juga ditemukan di beberapa wilayah Afrika. Berbagai bagian dari kelor, seperti akar, biji, dan daun, memiliki manfaat kesehatan. Selain dikonsumsi dalam bentuk teh, daun kelor juga dapat diolah seperti bayam dalam berbagai hidangan.
Kandungan Nutrisi Teh Kelor
Teh daun kelor merupakan minuman nol kalori yang kaya nutrisi. Mengutip WebMD, satu kantung teh kelor mengandung:
- 1 gram karbohidrat
- 1 gram serat
- Vitamin C
- Kalsium
- Zat besi
- Vitamin A
- Tiamin
Manfaat Teh Daun Kelor
Meskipun penelitian mengenai manfaat teh kelor masih banyak dilakukan pada hewan, beberapa studi menunjukkan potensi khasiatnya bagi manusia. Berikut adalah beberapa manfaatnya:
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Studi pada hewan menunjukkan bahwa kelor dapat membantu menurunkan kadar kolesterol serta mengurangi plak di arteri, mirip dengan cara kerja obat statin yang biasa digunakan untuk mengontrol kolesterol.
2. Mengontrol Gula Darah
Kandungan dalam teh kelor dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi kelor setelah makan dapat menurunkan kadar gula darah.
3. Mencegah Kanker
Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa kelor berpotensi memperlambat pertumbuhan sel kanker pankreas dan memiliki efek serupa dengan obat kemoterapi. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya bagi penderita kanker.
4. Menjaga Kesehatan Otak
Ekstrak daun kelor diketahui memiliki efek positif pada senyawa kimia di otak. Oleh karena itu, kelor direkomendasikan untuk diteliti lebih lanjut sebagai bagian dari pengobatan Alzheimer.
5. Mencegah Penyakit Kronis
Kandungan antioksidan dalam kelor, seperti flavonoid dan karotenoid, dapat membantu menangkal stres oksidatif, yang berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis.
6. Mencegah Malnutrisi
Teh kelor mengandung berbagai vitamin dan mineral yang penting untuk mencegah malnutrisi, terutama bagi individu dengan asupan gizi yang kurang. Studi juga menunjukkan bahwa konsumsi kelor dapat meningkatkan indeks massa tubuh (BMI) pada penderita HIV yang menjalani terapi antiretroviral.
7. Meredakan Gejala Menopause
Kelor dapat membantu mengurangi gejala menopause, seperti hot flashes, keringat malam, dan kecemasan. Manfaat ini dikaitkan dengan kemampuannya dalam mengurangi stres oksidatif, yang sering dikaitkan dengan perubahan hormonal pada masa menopause.
8. Mencegah Penuaan Dini
Ekstrak kelor kini banyak digunakan dalam produk perawatan kulit. Kandungan vitamin C dan E dalam kelor membantu meningkatkan elastisitas kulit dan kelembutannya, serta memiliki efek anti-penuaan.
9. Membantu Menurunkan Berat Badan
Kelor tinggi serat, yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu mengurangi porsi makan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kelor dapat membantu membakar lemak secara lebih efektif.
10. Mengatasi Anemia
Kandungan zat besi dalam daun kelor cukup tinggi, sehingga dapat membantu meningkatkan produksi sel darah merah dan mengatasi anemia, terutama yang disebabkan oleh defisiensi zat besi.
Kesimpulan
Teh daun kelor adalah minuman bernutrisi tinggi yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga membantu mengatasi anemia. Meskipun sebagian besar penelitian masih dilakukan pada hewan, potensi manfaatnya bagi manusia cukup menjanjikan. Konsumsi teh kelor secara teratur dapat menjadi tambahan yang baik dalam pola makan sehat.

















































You must be logged in to post a comment Login