Ambon, NortonNews.com – Dua orang yang diduga terlibat dalam penusukan terhadap Nus Kei, yakni HR (28) dan FU (39), tengah dalam proses pemindahan dari Maluku Tenggara menuju Ambon. Pemindahan tersebut dilakukan dengan pengawalan ketat aparat bersenjata lengkap.
Keduanya dipindahkan untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam di Polda Maluku terkait kasus penusukan yang menyebabkan Nus Kei meninggal dunia.
“Sedang dalam perjalanan menuju Ambon,” ujar Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, pada Senin (20/4).
Ia menjelaskan bahwa HR dan FU akan langsung dibawa ke Mapolda Maluku, setelah sebelumnya ditahan di Markas Brimob Maluku Tenggara.
Dilansir dari CNN Indonesia – Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan pada Minggu (19/4).
Peristiwa tersebut terjadi di Bandara Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT, tidak lama setelah pesawat yang ditumpanginya tiba. Usai insiden itu, Nus Kei sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Pihak kepolisian sementara menduga aksi penusukan dilakukan karena motif dendam. Namun, hingga kini penyidik belum mengungkap secara detail latar belakang permasalahan antara pelaku dan korban.
“Motifnya sementara ini dendam, berdasarkan hasil penyelidikan awal,” ujar Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Rian Sehendi, pada Ahad (19/4).


















































You must be logged in to post a comment Login