Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Pengurus Besar HMI mendorong implementasi PP Tunas sebagai langkah strategis untuk melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital.

Jakarta,Norton News -Di tengah pesatnya arus digital, Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mendorong percepatan penerapan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) sebagai langkah nyata menjaga generasi muda dari berbagai risiko di dunia maya.

Ketua Bidang Komunikasi dan Digital PB HMI, Ramon Hidayat, menilai regulasi ini menjadi jawaban atas tingginya intensitas penggunaan internet di kalangan anak-anak Indonesia. Ia mengingatkan, paparan digital sejak usia dini bukan tanpa risiko, karena dapat memengaruhi proses tumbuh kembang anak secara signifikan.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Digital, hampir 48 persen pengguna internet di Indonesia adalah anak-anak dengan durasi akses mencapai 7 hingga 9 jam per hari. Sementara itu, Badan Pusat Statistik mencatat sekitar 80 persen anak Indonesia telah terhubung dengan internet.

Ramon menegaskan, PP Tunas hadir sebagai instrumen penting untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman. Regulasi ini mencakup berbagai langkah strategis, mulai dari penyaringan konten berbahaya, verifikasi usia pengguna, perlindungan data pribadi anak, hingga penguatan peran orang tua dalam pengawasan.

PB HMI juga menyatakan dukungannya terhadap kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun yang akan mulai berlaku pada 28 Maret 2026. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah progresif pemerintah dalam merespons tantangan era digital.

“Ini merupakan upaya konkret untuk memastikan ruang digital tidak menjadi ancaman, melainkan tempat yang aman dan mendukung perkembangan anak,” tegas Ramon.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa tanpa regulasi yang kuat, anak-anak akan semakin rentan terhadap berbagai ancaman seperti konten negatif hingga perundungan siber.

Karena itu, PB HMI mengajak seluruh pihak—mulai dari orang tua, pendidik, hingga platform digital—untuk bersama-sama mengawal implementasi PP Tunas agar berjalan optimal. Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan ekosistem digital Indonesia dapat menjadi lebih aman, sehat, dan edukatif bagi generasi penerus bangsa.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...