Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah 63 sekolah swasta gratis pada tahun ini, dengan seluruh biaya pendidikan siswa ditanggung sepenuhnya.

Jakarta,Norton News –Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menambah 63 sekolah ke dalam program sekolah swasta gratis di Jakarta pada 2026. Dengan tambahan tersebut, total sekolah yang tergabung menjadi 103 sekolah, setelah sebelumnya diawali dengan 40 sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyebutkan bahwa 63 sekolah tambahan itu akan mulai menerapkan kebijakan gratis pada tahun ajaran baru yang dimulai Juli mendatang. Namun, ia belum mengungkapkan daftar sekolah yang akan masuk program tersebut.

Pada Juli 2025, Pemprov DKI lebih dulu melakukan uji coba program sekolah swasta gratis di 40 sekolah terpilih untuk tahun ajaran 2025/2026.

Sekretaris Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taga Radja Gah, menjelaskan bahwa kuota peserta didik baru tahun ini mencapai 4.932 siswa yang terbagi dalam 142 rombongan belajar di 40 sekolah uji coba tersebut.

Ia menegaskan, sekolah peserta program tidak diperbolehkan menerapkan sistem campuran, yakni sebagian siswa membayar dan sebagian lainnya gratis. Semua siswa yang bersekolah di 40 sekolah tersebut, termasuk siswa lama, harus mendapatkan pembiayaan penuh. Meski begitu, untuk penerimaan tahun ini, kuota yang tersedia tetap dibatasi sebanyak 4.932 kursi.

 Dilansir Dari Liputan 6 – Berikut daftar 40 sekolah yang mengikuti program sekolah swasta gratis beserta jumlah rombongan belajar (rombel) dan kapasitas maksimal siswanya:

Jenjang SD

  1. SD Bhakti Luhur, Petogogan, Jakarta Selatan: 7 rombel, maksimal 224 siswa.

  2. SDS Bina Pusaka, Koja, Jakarta Utara: 10 rombel, maksimal 320 siswa.

Jenjang SMP

  1. SMP Muhammadiyah 32, Keagungan, Jakarta Barat: 5 rombel, maksimal 180 siswa.

  2. SMP Al Inayah, Kedoya Utara, Jakarta Barat: 6 rombel, maksimal 288 siswa.

  3. SMP Triwibawa, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat: 5 rombel, maksimal 180 siswa.

  4. SMP Trisula Perwari 2, Paseban, Jakarta Pusat: 8 rombel, maksimal 288 siswa.

  5. SMP Trisula Perwari I Jakarta, Pasar Manggis, Jakarta Selatan: 4 rombel, maksimal 144 siswa.

  6. SMP Yaspia, Rawa Terate, Jakarta Timur: 6 rombel, maksimal 216 siswa.

  7. SMP Sejahtera, Pademangan Barat, Jakarta Utara: 7 rombel, maksimal 252 siswa.

  8. SMP Darul Maarif, Semper Timur, Jakarta Utara: 15 rombel, maksimal 540 siswa.

  9. SMP Al Hasanah, Sukabumi Utara, Jakarta Barat: 7 rombel, maksimal 252 siswa.

  10. SMP Yakpi I DKI Jaya, Pademangan Barat, Jakarta Utara: 13 rombel, maksimal 468 siswa.

Jenjang SMA

  1. SMA Lamaholot, Rawa Buaya, Jakarta Barat: 3 rombel, maksimal 108 siswa.

  2. SMAS Budi Murni 2, Kedoya Selatan, Jakarta Barat: 8 rombel, maksimal 288 siswa.

  3. SMAS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat: 5 rombel, maksimal 180 siswa.

  4. SMAS Taman Madya I Jakarta, Serdang, Jakarta Pusat: 19 rombel, maksimal 684 siswa.

  5. SMA Plus Khadijah Islamic School, Lebak Bulus, Jakarta Selatan: 3 rombel, maksimal 108 siswa.

  6. SMAS Muhammadiyah 12 Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur: 8 rombel, maksimal 288 siswa.

  7. SMA Teladan 1 Jakarta, Susukan, Jakarta Timur: 5 rombel, maksimal 180 siswa.

  8. SMAS Gita Kirti 2, Sunter Jaya, Jakarta Utara: 4 rombel, maksimal 144 siswa.

  9. SMAS Al Khairiyah Jakarta, Lagoa, Jakarta Utara: 9 rombel, maksimal 324 siswa.

  10. SMAS Wijaya Kusuma, Rambutan, Jakarta Timur: 13 rombel, maksimal 468 siswa.

Jenjang SMK

  1. SMKS Citra Utama, Tegal Alur, Jakarta Barat: 17 rombel, maksimal 612 siswa.

  2. SMKS Maarif Jakarta, Grogol, Jakarta Barat: 17 rombel, maksimal 612 siswa.

  3. SMKS At Taqwa Jakarta, Gunung Sahari Utara, Jakarta Pusat: 6 rombel, maksimal 216 siswa.

  4. SMKS Taman Siswa 2, Kemayoran, Jakarta Pusat: 31 rombel, maksimal 1.116 siswa.

  5. SMKS PGRI 15 Jakarta, Petukangan Utara, Jakarta Selatan: 31 rombel, maksimal 1.116 siswa.

  6. SMKS Cyber Media, Pancoran, Jakarta Selatan: 28 rombel, maksimal 1.008 siswa.

  7. SMK Gapura Merah Putih, Ciganjur, Jakarta Selatan: 3 rombel, maksimal 108 siswa.

  8. SMKS Cipta Karya Jakarta, Kayu Manis, Jakarta Timur: 7 rombel, maksimal 252 siswa.

  9. SMK Bina Nusa Mandiri, Ciracas, Jakarta Timur: 21 rombel, maksimal 756 siswa.

  10. SMKS Fajar Indah, Pademangan Barat, Jakarta Utara: 4 rombel, maksimal 144 siswa.

  11. SMKS Sari Putra, Semper Barat, Jakarta Utara: 6 rombel, maksimal 216 siswa.

  12. SMKS YP IPPI Petojo, Petojo Utara, Jakarta Pusat: 25 rombel, maksimal 900 siswa.

  13. SMK Katolik Saint Joseph, Kenari, Jakarta Pusat: 6 rombel, maksimal 216 siswa.

  14. SMK Jagakarsa, Jagakarsa, Jakarta Selatan: 16 rombel, maksimal 576 siswa.

  15. SMKS YPK-Kesatuan, Manggarai, Jakarta Selatan: 12 rombel, maksimal 432 siswa.

  16. SMKS Laboratorium Jakarta, Pondok Kopi, Jakarta Timur: 9 rombel, maksimal 324 siswa.

Jenjang Sekolah Luar Biasa (SLB)

  1. SLB B-C Alfiany, Cengkareng Barat, Jakarta Barat: 15 rombel, maksimal 99 siswa.

  2. SLB BC Abdi Pratama, Munjul, Jakarta Timur: 12 rombel, maksimal 78 siswa.

Secara keseluruhan, ke-40 sekolah tersebut menjadi bagian dari program sekolah swasta gratis dengan kapasitas rombel dan jumlah siswa yang telah ditentukan di masing-masing jenjang pendidikan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...