Jakarta, Norton News – Israel sedang mempertimbangkan kemungkinan membalas serangan drone dan rudal dari Iran. Namun, serangan ini akan ditentukan di waktu yang tepat.
Israel dan sekutunya menembak jatuh hampir semua rudal yang ditembakkan dalam serangan langsung oleh Iran yang pertama terhadap Israel.
Amerika Serikat (AS) telah mengatakan bahwa mereka tidak akan ambil bagian dalam aksi balasan dari Israel. Semata-mata untuk menghindari peningkatan permusuhan regional.
Di Lansir Dari Detik.com Anggota kabinet perang Israel, Benny Gantz mengisyaratkan serangan balasan ini. Dia mengatakan Iran akan mendapatkan bayaran yang setimpal di waktu yang tepat.
Selama hampir dua minggu Iran telah mengirimkan telegram rencananya untuk menanggapi serangan udara tanggal 1 April terhadap kompleks diplomatiknya di ibukota Suriah, Damaskus. Insiden ini menewaskan beberapa penasihat militer, termasuk dua jenderal penting Iran.
Iran menyalahkan Israel atas serangan itu dan mengatakan bahwa hal itu setara dengan serangan di wilayahnya sendiri.
Laksamana Muda Daniel Hagari, juru bicara militer Israel, mengatakan Iran menembakkan sekitar 300 drone peledak, rudal jelajah dan rudal balistik. Namun 99% di antaranya dicegat oleh Israel, didukung oleh AS, Inggris, Yordania, dan pasukan sekutu lainnya.
Di Yerusalem, sirene serangan udara berbunyi sekitar pukul 01:45 waktu setempat diikuti oleh ledakan keras setelah pertahanan udara mencegat rudal di atas kota.
















































You must be logged in to post a comment Login