Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Siapa Ismail Bolong yang Cabut Statment Setor Miliaran ke Kabareskrim?

Siapa Ismail Bolong ini tengah jadi sorotan. Ismail Bolong pernah menyebarkan isu tentang setoran duit miliaran rupiah dari hasil pengepulan ilegal penambangan batu bara ke Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

Mengenai itu, Menko Polhukam Mahfud Md angkat bicara. Mahfud berkata kalau isu tersebut telah diralat oleh si penyebar yang bernama Ismail Bolong, mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur.

Lalu siapa wujud Ismail Bolong sesungguhnya? Ikuti data lengkapnya berikut ini.

Profil Ismail Bolong: Mantan Anggota Polri Pangkat Aiptu

Siapa Ismail Bolong? Dikenal, Ismail Bolong merupakan seseorang mantan anggota Polres Samarinda, Kalimantan Timur. Ismail Bolong ialah mantan anggota polisi berpangkat Ajun Inspektur Polisi Satu( Aiptu) yang sempat bertugas di Satuan Intelijen Keamanan( Satintelkam) Polresta Samarinda, Kalimantan Timur.

” Nama aku Ismail Bolong, pangkat Aiptu. Dikala ini aku bertugas di Satintelkam Polresta Samarinda,” kata Ismail Bolong dalam video yang tersebar, Pekan( 6/ 11/ 2022).

Ismail Bolong mengaku sudah pensiun dini semenjak Juli 2022. Dia pensiun dini paska videonya yang menuding Kabareskrim Komjen Agus Andrianto menerima setoran duit miliaran darinya dari hasil pengepulan ilegal penambangan batu bara viral di media sosial.

Menko Polhukam Mahfud Md pula mengatakan wujud Ismail Bolong. Mahfud berkata, pada Juni 2022, Ismail Bolong mengajukan pensiun serta formal purna tugas pada 1 Juli 2022.

” Telah dibantah sendiri oleh Ismail Bolong. Katanya sih waktu buatnya Pebruari 2022 atas tekanan Hendra Kurniawan. Setelah itu Juni ia memohon pensiun dini serta dinyatakan pensiun per 1 Juli 2022,” kata Mahfud kepada wartawan.

Wujud Ismail Bolong Penyebar Isu Setoran ke Kabareskrim

Lebih dahulu, nama Ismail Bolong mencuat lantaran video berisikan tudingan setoran ilegal kepada Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, viral di media sosial. Dalam video itu, Ismail menyebut sudah menyetorkan duit miliaran dari hasil pengepulan ilegal penambangan batu bara

Ismail Bolong mengaku menyetor duit ke Kabareskrim sebesar Rp 6 miliyar. Dia mengaku bekerja selaku pengepul batu bara dari konsesi tanpa izin. Aktivitas ilegal itu disebutnya terletak di wilayah Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim yang masuk daerah hukum Polres Bontang, semenjak bulan Juli tahun 2020 hingga November 2021.

Dalam aktivitas pengepulan batu bara ilegal, Ismail Bolong mengaku menemukan keuntungan dekat Rp 5 miliyar hingga Rp 10 miliyar tiap bulannya. Ismail mengaku sudah berkoordinasi dengan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto serta sudah membagikan duit sebanyak 3 kali pada September 2021 sebesar Rp 2 miliyar, Oktober sebesar Rp 2 miliyar, serta November 2021 sebesar Rp 2 miliyar.

Pengakuan Ismail Bolong Ditekan Brigjen Hendra Kurniawan

Ismail Bolong mengaku kalau dikala itu ditekan Brigjen Hendra Kurniawan. Dia juga diancam supaya membagikan testimoni terpaut Kabareskrim menerima setoran duit darinya.

” Buat membagikan testimoni kepada Kabareskrim dengan penuh tekanan dari Pak Hendra, Brigjen Hendra, pada dikala itu aku berbicara lewat HP anggota Paminal dengan mengecam hendak dibawa ke Jakarta jika tidak melaksanakan testimoni,” kata Ismail.

Ismail Bolong mengatakan dikala itu dirinya dibawa ke suatu hotel di Balikpapan, Kalimantan Timur, oleh Paminal Polri serta disodori suatu kertas berisikan testimoni menimpa Kabareskrim Polri serta setelah itu direkam memakai hp.

” Jadi aku mengklarifikasi. Aku tidak sempat membagikan duit kepada Kabareskrim terlebih sempat aku ketemu Kabareskrim,” kata Ismail.

Ismail Bolong mengaku ditelepon 3 kali oleh Brigjen Hendra Kurniawan yang dikala ini duduk di sofa pesakitan lantaran didakwa membatasi penyidikan permasalahan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat. Lewat telepon itu, Ismail Bolong mengaku dimohon Hendra Kurniawan buat membaca testimoni yang telah disediakan.

” Aku ditelepon oleh pak Hendra 3 kali lewat HP salah satu HP Paminal Mabes. Kalian wajib buat testimoni katanya. Aku tidak dapat bicara pada dikala itu masih di Polda pada dikala itu. Kesimpulannya dipindah di hotel telah terdapat kertas buat membaca,” ucapnya.

Atas perihal itu, Ismail Bolong juga mengantarkan permohonan maaf kepada Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.” Jadi aku mohon maaf kepada Pak Kabareskrim atas kabar viral yang terdapat saat ini,” ucap Ismail.

Demikian statment dari siapa Ismail Bolong yang mengaku ditekan Brigjen Hendra Kurniawan buat membuat video palsu tentang isu setoran ke Kabareskrim.

 

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...