NortonNews.com – Pemerintah masih mematangkan rencana ekspor listrik ke Singapura dan akan segera menindaklanjuti kesepakatan dalam MoU yang sebelumnya telah ditandatangani kedua negara.
Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Kementerian ESDM masih terus melakukan evaluasi terkait kerja sama ekspor listrik tersebut.
Airlangga menyampaikan harapan agar dalam pertemuan bilateral Leader’s Retreat dapat difinalisasi pelaksanaan MoU yang sudah ditandatangani tahun lalu.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong telah menandatangani MoU perdagangan listrik lintas batas pada Leader’s Retreat di Singapura pada Juni 2025.
Dilansir dari Liputan6 – Pada bulan yang sama, Kementerian ESDM Indonesia dan Kementerian Energi Singapura juga menyepakati kerja sama terkait interkoneksi listrik, energi terbarukan, serta efisiensi energi.
Terkait kemungkinan ekspor listrik dimulai tahun ini, Airlangga menjelaskan bahwa pelaksanaannya masih menunggu pembangunan fasilitas transmisi yang diperkirakan memakan waktu sekitar 1–1,5 tahun.






















































You must be logged in to post a comment Login