PEKALONGAN, NortonNews.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan pada Selasa (3/3/2026). Dalam operasi itu, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama beberapa pihak lainnya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.
“Tim kemudian mengamankan dan membawa mereka ke Jakarta guna pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Selasa.
“Mereka dibawa ke Jakarta oleh tim untuk diperiksa lebih mendalam,” tutur Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa.
Dilansir dari KOMPAS.com- sejumlah ruangan dan kantor turut dipasangi segel, di antaranya ruang Kepala Dingkop-UKM Kabupaten Pekalongan, Kantor Satpol PP, Bagian Umum, Bagian Perekonomian, Prokompim, Dinperkim LH, serta DPU dan Taru.
Penyegelan juga mencakup Kantor Bupati Pekalongan dan ruang Sekda.
Pada pintu ruang yang disegel, tertera keterangan “Masih dalam pengawasan KPK”.
Sampai saat ini, belum ada kepastian mengenai pihak-pihak yang turut diamankan dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, kondisi di sekitar kompleks kantor Pemkab Pekalongan tampak lengang.
diamankan dalam kegiatan itu masih belum diungkapkan. Di sisi lain, suasana di area kantor Pemkab Pekalongan terlihat sepi.
Meski begitu, kegiatan perkantoran tetap berlangsung seperti biasa. Seorang pejabat di lingkungan Dingkop-UKM yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan mengonfirmasi adanya penyegelan di ruang kepala dinas.
“Penyegelan memang dilakukan di ruangan kepala dinas, tetapi kami belum bisa menjelaskan lebih jauh,” tuturnya. Sementara itu, aktivitas ASN tetap berlangsung normal. Beberapa pegawai masih bekerja seperti biasa, meski kondisi kantor tampak lebih lengang dari biasanya.


















































You must be logged in to post a comment Login