NortonNews.com – Polisi masih menyelidiki penemuan jasad tanpa identitas yang diduga menjadi korban mutilasi di sebuah lahan kosong di kawasan Pancoran, Kota Depok, Jawa Barat. Saat ditemukan, jasad korban berada di dalam karung beras yang kemudian dibungkus plastik hitam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana, kedua tangannya terikat, serta bagian kaki telah hilang.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak mengenakan pakaian, dengan kedua tangan terikat menggunakan kain berwarna putih. Selain itu, kedua kaki korban telah terputus mulai dari pangkal paha dan terdapat luka terbuka pada bagian leher, ujar pihak kepolisian.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan pada Jumat (24/7) sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut.
Budi Hermanto menambahkan, Tim Inafis Polres Metro Depok telah melakukan proses identifikasi awal di lokasi sebelum membawa jenazah ke rumah sakit guna kepentingan autopsi dan penyelidikan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Selasa (4/8) sekitar pukul 17.10 WIB, sejumlah warga tampak mendatangi area penemuan jasad di kawasan Pancoran Mas, Depok. Lokasi tersebut berada di sebuah lapangan yang dipenuhi ilalang.
Saat ditemukan, jasad korban sudah dalam kondisi tanpa kedua kaki dan diduga dibungkus plastik berwarna hitam. Kapolsek Pancoran Mas AKP Hartono bersama personel TNI serta Tim Identifikasi Polres Metro Depok langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Dilansir dari Detik.com – Seorang warga bernama Badlu (66) mengaku pertama kali melihat karung tersebut berada di lokasi pada 24 Juli 2026. Karena mengira isinya hanya sampah, karung itu tidak mendapat perhatian dari warga.
Menurut Badlu, setelah beberapa hari dibiarkan di tempat yang sama, karung tersebut akhirnya dibakar. Ketika plastik dan karung mulai meleleh akibat api, warga baru menyadari di dalamnya terdapat jasad manusia.
Badlu menjelaskan, karung tersebut dibakar oleh anak seorang warga bernama Pak Tutu. Saat karung dan plastik pembungkus mulai meleleh terkena api, bagian tubuh korban perlahan terlihat.
Ia menuturkan, sebelumnya karung tersebut tidak mengeluarkan bau menyengat sehingga tidak menimbulkan kecurigaan warga. Karena itulah, karung tersebut baru dibakar setelah beberapa hari berada di lokasi.
Menurut Badlu, saat jasad ditemukan kondisinya hanya menyisakan badan dan kepala, sementara kedua kaki korban tidak ada. Hingga proses evakuasi dilakukan, bagian kaki korban juga tidak ditemukan di sekitar lokasi penemuan.























































You must be logged in to post a comment Login