CHINA, NortonNews.com – BYD melalui merek kendaraan mewahnya, Yangwang, tengah mempersiapkan sedan flagship terbaru yang akan ditempatkan di kelas premium tertinggi.
Mengutip Carscoops, Jumat (25/9) waktu setempat, langkah tersebut menunjukkan ambisi BYD yang semakin luas. Selain bersaing di pasar kendaraan massal dengan merek seperti Toyota, Honda, Mazda, dan Ford, produsen asal China itu mulai membidik konsumen di segmen ultra-mewah yang selama ini didominasi Rolls-Royce, Bentley, dan Mercedes-Maybach.
Sedan baru Yangwang tersebut diketahui sedang menjalani pengujian. Wujudnya telah tertangkap kamera dalam bentuk prototipe yang masih diselimuti kamuflase tebal di sebuah fasilitas pengujian yang belum diketahui lokasinya.
Dari bentuk keseluruhan, sedan ini memiliki dimensi besar dengan proporsi yang mencerminkan kendaraan kelas ultra-mewah. Karakternya disebut mengingatkan pada Rolls-Royce Phantom, sekaligus menunjukkan upaya Yangwang menghadirkan citra eksklusif yang lebih kuat pada jajaran produknya.
Walaupun sebagian besar bagian kendaraan masih tertutup kamuflase, desain bagian depan sudah memperlihatkan sejumlah detail. Sedan tersebut tampaknya akan menggunakan gril berukuran besar dengan posisi tegak, dipadukan dengan lampu utama yang memiliki kemiripan dengan desain SUV Yangwang U8.
Di dalam rumah lampu depan juga terlihat elemen berbentuk kristal kubus. Detail tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa Yangwang berupaya memberikan sentuhan visual mewah dan berbeda pada sedan flagship terbarunya.
Dari perspektif samping, mobil ini terlihat mempunyai jarak sumbu roda yang sangat panjang. Namun, belum diketahui apakah ukurannya akan benar-benar menyamai Rolls-Royce Phantom dalam konfigurasi long-wheelbase.
Salah satu fitur yang cukup mencolok adalah penggunaan pintu belakang dengan mekanisme bukaan berlawanan arah atau yang dikenal sebagai coach doors. Desain tersebut juga menjadi salah satu ciri yang kerap ditemukan pada kendaraan ultra-mewah.
Selain itu, bagian belakang pilar-C terlihat memiliki area kaca yang cukup besar. Desain ini mengindikasikan perhatian Yangwang terhadap kenyamanan serta pengalaman penumpang di baris kedua, yang menjadi salah satu aspek penting pada sedan mewah berukuran besar.
Untuk mendukung teknologi berkendara, prototipe tersebut terlihat membawa sensor LiDAR yang ditempatkan di bagian atas kaca depan. Mobil ini juga diperkirakan akan mengadopsi sistem bantuan berkendara semiotonom DiPilot 600 yang dikembangkan BYD.
Berbeda dengan Rolls-Royce Phantom yang tersedia dengan mesin konvensional, sedan flagship Yangwang ini diperkirakan hanya akan hadir sebagai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
CarNewsChina menyebut model tersebut berpotensi menjadi salah satu kendaraan listrik berteknologi tinggi di pasar. Bahkan, sedan ini diperkirakan dapat menjadi model pertama BYD yang mengadopsi teknologi baterai solid-state.
Dilansir dari ANTARA NEWS.COM – Pada September, Wakil Presiden Eksekutif BYD Stella Li mengungkapkan bahwa perusahaan berencana meluncurkan kendaraan listrik pertamanya dengan baterai solid-state pada 2027.
Teknologi baterai tersebut masih berada pada tahap awal pengembangan komersial dan diperkirakan memiliki biaya produksi yang tinggi. Karena itu, penerapannya pada model flagship Yangwang yang menyasar segmen ultra-mewah dapat menjadi langkah yang sejalan dengan positioning kendaraan tersebut.
















































You must be logged in to post a comment Login