
NortonNews- Viralnya pernyataan seorang Pegawai Setempat di KBRI Kuala Lumpur bernama Riki Sapari di TikTok memicu perhatian publik setelah videonya tersebar luas di berbagai akun media sosial.
Menanggapi hal tersebut, pihak KBRI Kuala Lumpur segera mengambil langkah dengan memanggil dan meminta klarifikasi dari pegawai yang bersangkutan.
Dalam keterangan resminya, KBRI menyampaikan tanggapan terkait pernyataan tersebut yang dinilai menimbulkan polemik.
Riki Sapari sendiri telah memberikan penjelasan serta mengakui adanya kesalahan dalam penggunaan diksi di dalam video yang diunggahnya, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, KBRI Kuala Lumpur menyatakan telah melakukan pembinaan disiplin terhadap pegawai tersebut, termasuk menjatuhkan sanksi kepegawaian yang tergolong berat.























































You must be logged in to post a comment Login