Jakarta, Norton News – dikutip dari bbc.com, Paus Leo XIV menyerukan persatuan dalam misa pelantikannya di Vatikan yang dihadiri ribuan umat dan pemimpin dunia, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Dalam khotbahnya, Paus mengkritik sistem ekonomi yang mengeksploitasi sumber daya alam dan meminggirkan kaum miskin, serta menegaskan komitmennya memimpin tanpa sikap otoriter.
Sebelum misa, Paus menyapa umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus dengan menaiki popemobile, disambut sorak sorai ribuan peziarah dari berbagai negara. Misa juga dihadiri tokoh penting seperti Wakil Presiden AS JD Vance, pejabat dari Jerman hingga Peru, serta para pemimpin agama dan bangsawan Eropa.
Setelah misa, Paus memanjatkan doa bagi perdamaian, terutama terkait konflik Ukraina, dan menggelar audiensi pribadi dengan Zelensky serta istrinya. Paus kembali menegaskan harapannya agar negosiasi damai yang adil dan langgeng segera tercapai di Ukraina yang tengah dilanda konflik.

Zelensky menyampaikan terima kasih kepada Paus Leo XIV
Presiden Zelensky menyampaikan terima kasih atas dukungan dan suara tegas Paus dalam memperjuangkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Sebelumnya, Vatikan juga menawarkan diri sebagai lokasi potensial untuk pembicaraan damai setelah gagalnya rencana pertemuan antara Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Momen pelantikan ini disambut antusiasme besar dari umat dan pengunjung, yang datang dari berbagai negara untuk menyaksikan tonggak sejarah Gereja Katolik dengan terpilihnya Paus pertama asal Amerika Serikat dan Peru.























































You must be logged in to post a comment Login