Nagoya, Jepang, NortonNews.com — Tim esports Indonesia harus puas dengan medali perak pada nomor Pokémon Unite Asian Games 2026 setelah takluk dari Jepang pada partai final yang digelar di Aichi Sky Expo, Jepang, Minggu. Indonesia kalah dengan skor 1-3 dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut.
Skuad Indonesia diperkuat oleh Deni Ardiyanto, Marcello Hillers, Muhammad Haikal Irawan, Judha Raja Panggabean, dan Novrizal Diananta. Mereka mampu memberikan perlawanan ketat kepada Jepang, tetapi belum berhasil mengamankan kemenangan pada tiga gim terakhir.
Pemain Indonesia, Judha Raja Panggabean, mengatakan bahwa strategi yang diterapkan dalam pertandingan merupakan hasil persiapan bersama tim dan pelatih. Menurutnya, kendala utama berada pada pelaksanaan strategi di sejumlah momen penting.
“Kami tetap percaya dengan strategi yang sudah disiapkan. Namun, mungkin eksekusinya masih kurang karena pertandingan Pokémon Unite memang sangat ketat,” ujar Judha seusai pertandingan.
Ia menambahkan, peluang untuk memenangkan gim keempat sebenarnya terbuka lebar bagi Indonesia. Namun, kurang maksimalnya eksekusi membuat Jepang mampu memanfaatkan kesempatan dan mengamankan objektif terakhir.
Pertandingan final dimainkan dalam format empat gim, dengan setiap gim berlangsung selama 10 menit. Kedua tim menunjukkan permainan agresif dan saling bergantian mengambil kendali sejak pertandingan dimulai.
Indonesia tampil menjanjikan pada gim pertama. Sempat mendapat tekanan dari Jepang, tim Merah Putih mampu meningkatkan permainan pada fase akhir pertandingan. Indonesia berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan pada gim pembuka sehingga unggul 1-0.
Persaingan kembali berlangsung ketat pada gim kedua. Indonesia sempat menguasai permainan menjelang akhir pertandingan, tetapi Jepang mampu bertahan dan mencari celah untuk melakukan serangan balik.
Memasuki dua menit terakhir, Jepang memulai pertarungan yang berujung pada tereliminasinya seluruh pemain Indonesia. Situasi tersebut dimanfaatkan Jepang untuk mengumpulkan poin dalam jumlah besar dan memenangkan gim kedua. Skor pun berubah menjadi 1-1.
Indonesia kembali mengawali gim ketiga dengan permainan positif. Tim Merah Putih bahkan sempat memimpin pada pertengahan pertandingan. Namun, Jepang mulai meningkatkan tekanan ketika pertandingan memasuki tiga menit terakhir.
Upaya Indonesia untuk kembali mengambil kendali pada dua menit terakhir berhasil diredam oleh Jepang. Lawan kemudian menguasai jalannya pertandingan dan merebut gim ketiga untuk berbalik unggul 2-1.
Pada gim keempat, Indonesia berusaha mempertahankan peluang untuk menyamakan kedudukan. Permainan yang lebih hati-hati membuat Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga pertengahan gim.
Namun, Jepang kemudian melancarkan serangan yang mengubah jalannya pertandingan. Beberapa pemain Indonesia berhasil ditumbangkan sehingga Jepang memperoleh kesempatan untuk mengendalikan permainan.
Jepang mampu mempertahankan keunggulan sampai pertandingan berakhir. Kemenangan pada gim keempat membuat Jepang menutup final dengan skor 3-1 sekaligus memastikan medali emas, sedangkan Indonesia memperoleh medali perak.
Dilansir dari ANTARA NEWS.COM – Perjalanan Indonesia menuju final diawali dari fase grup. Tergabung di Grup B bersama Singapura dan Hong Kong, Indonesia berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas kedua tim tersebut.
Di babak perempat final, Indonesia tampil meyakinkan dengan menundukkan Malaysia 2-0. Performa positif berlanjut di semifinal ketika Indonesia mengalahkan Filipina dengan skor yang sama, 2-0.
Sementara itu, Jepang mendapatkan tiket ke final setelah berhasil mengalahkan Korea Selatan pada babak semifinal. Hasil tersebut mempertemukan Jepang dan Indonesia di partai puncak hingga akhirnya Jepang keluar sebagai juara.








































You must be logged in to post a comment Login