Jakarta, Norton News – Seorang siswa di Sekolah Menengah Atas (SMA) swasta di Tebet, Jakarta Selatan diduga mengalami penganiayaan oleh kakak kelasnya. Korban berinisial AAP (16) itu dikabarkan mengalami koma, Selasa (8/10) siang.
Terdapat foto yang beredar di media sosial yang menunjukan kondisi AAP setelah dianiaya dengan luka lebam di wajah dan tidak sadarkan diri. Dan terdapat foto yang menunjukkan AAP sedang terbaring dengan wajah dibalut perban serta menggunakan alat bantu pernapasan.
Dari pihak kepolisian mengungkapkan bahwa pemicu perkelahian tersebut adalah karena masalah perempuan.
“Diduga cekcok mungkin masalah perempuan, ini masih dugaan ya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung, Kamis (10/10/2024) dilansir dari detik.com.
Gogo mengatakan pihaknya menerima laporan tersebut pada Selasa (8/10). Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kejadian tersebut.
Gogo menjelaskan perkelahian itu terjadi pada Selasa (8/10) siang di jam istirahat. Korban dan diduga pelaku berinisial N berkelahi di belakang sekolah.
Menurut keterangan ayah korban, Mukti, saat itu korban ditarik kakak kelas 11 dan 12 dari area sekolah menuju ke luar pagar sekolah.
Kemudian, terjadi pemukulan hingga korban terluka dan tak sadarkan diri. Salah satu saksi kemudian melaporkan ke sekolah.
Selanjutnya pihak sekolah menelepon keluarga korban dan membawa korban ke RSUD Budhi Asih.
Salah satu pelaku penganiayaan, kata Mukti, ikut mengantar korban ke rumah sakit.
“Murid yang membawa ke rumah sakit ada satu orang yang mengaku sebagai pelaku,” ujar Mukti. “Itu dibenarkan oleh guru sekolah tersebut.,” imbuhnya.
Pihak keluarga AAP disebut telah menunjuk kuasa hukum untuk menangani kasus ini.
Kuasa hukum korban, Saut Hamonangan Turnip, meminta agar sekolah tidak menutupi kejadian dan meminta polisi untuk segera bertindak dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.
“Kami akan menuntut keadilan sesuai hukum yang berlaku dan akan melaporkan kejadian ini ke pihak terkait,” kata Saut, dilansir Antara.
















































You must be logged in to post a comment Login