Polisi telah menangkap R (32), suami yang membunuh istrinya, SW (38), di Palembang, Sumatera Selatan. Motif di balik tindakan tersebut diduga terkait masalah ekonomi, karena pelaku tidak memiliki pekerjaan.
Kapolsek Sako, Kompol Makmun Nartawinata, menjelaskan bahwa menurut pengakuan pelaku, peristiwa itu terjadi akibat tekanan ekonomi. Beberapa hari terakhir, pasangan suami istri ini kerap terlibat pertengkaran karena kondisi tersebut.Sebelum melakukan pembunuhan, pelaku sempat menghubungi orang tua korban dan mengabarkan bahwa istrinya diduga akan bunuh diri.
Mendengar informasi itu, orang tua korban bersama Ketua RT segera datang ke rumah korban. Saat mereka tiba, korban sudah terbaring di atas kasur dalam kondisi tak sadarkan diri.
Dilansir Dari Detikcom- Kapolsek menjelaskan bahwa korban dan pelaku adalah pasangan suami istri. Pelaku mengakui bahwa terjadi pertengkaran rumah tangga dan dirinya telah melakukan penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Namun, untuk memastikan motif dan penyebab pasti kematian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit.
Sebelumnya, seorang wanita bernama SW (33) ditemukan tewas di kontrakannya di Perumahan Karya Mandiri, Jalan Lebak Murni, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang, pada Rabu (21/01/2026) siang.
Tetangga korban, Jefri, menceritakan bahwa jenazah ditemukan setelah orang tua korban datang ke kontrakan dan meminta Jefri serta Ketua RT untuk menemaninya masuk. Saat pintu dibuka, korban sudah terbaring telentang dengan sprei menutupi tubuhnya.
Jefri menambahkan bahwa ia tidak mendengar keributan atau hal mencurigakan sebelumnya. Baik pelaku maupun korban baru menempati kontrakan itu beberapa bulan terakhir. “Mungkin saat itu saya sedang berada di luar, tapi selama ini tidak terdengar suara pertengkaran,” ujarnya.


















































You must be logged in to post a comment Login