Mataram,NortonNews – Aksi demonstrasi mahasiswa di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Kota Mataram, pada Senin (4/5/2026), yang awalnya berjalan tertib, berakhir ricuh. Insiden tersebut menyebabkan tiga orang mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Aksi yang melibatkan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Mataram dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) ini semula berlangsung damai. Namun, situasi berubah tegang ketika aparat berusaha mengamankan salah satu peserta aksi dari tengah kerumunan.
Upaya tersebut memicu reaksi dari massa aksi hingga terjadi aksi saling dorong yang berujung bentrokan. Koordinator aksi, Erwin Setiawan, menyebutkan adanya dugaan tindakan kekerasan yang dialami oleh sejumlah peserta.
Ia mengungkapkan bahwa tiga orang mengalami pemukulan, dengan luka di bagian wajah, leher, dan kaki. Beberapa korban juga dilaporkan mengalami cekikan serta tendangan, yang menyebabkan memar di beberapa bagian tubuh.
Para korban kemudian segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Demonstrasi ini diikuti oleh lebih dari 150 mahasiswa dengan pengamanan dari Satpol PP dan aparat kepolisian. Menjelang sore hari, situasi di sekitar Kantor Gubernur NTB berangsur kondusif setelah massa aksi membubarkan diri secara bertahap.

















































You must be logged in to post a comment Login