Jakarta, NortonNews.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan sumber anggaran untuk membayar gaji sekitar 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih/KDMP).
Ia menyebut, pendanaan tersebut untuk sementara akan berasal dari sisa anggaran program Kopdes yang belum sepenuhnya terserap, mengingat proses pembentukan koperasi masih belum selesai.
“Skemanya akan dialokasikan melalui beberapa kementerian/lembaga terkait. Program Kopdes Merah Putih ini kan setiap tahun sudah memiliki jatah anggaran, tetapi belum semuanya terbentuk. Jadi masih ada dana lebih yang bisa dimanfaatkan sementara untuk kebutuhan tersebut,” ujar Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5).
Bendahara negara itu menegaskan bahwa penggunaan dana tersebut tidak berasal dari penambahan anggaran baru. Ia menyebut masih ada ruang pembiayaan dari pos yang sebelumnya dialokasikan untuk percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih, namun belum sepenuhnya terserap.
“Dananya tersedia, jadi bukan penambahan anggaran, melainkan karena belum semua terbentuk sehingga masih ada sisa,” ujarnya.
Dengan skema tersebut, pemerintah menyiapkan pembayaran gaji manajer untuk tahap awal penugasan sekitar dua tahun. Namun, Purbaya belum merinci total anggaran maupun besaran gaji tiap manajer.
Dilansir dari CNN Indonesia – Ia juga mengakui pelaporan internal belum berjalan optimal sehingga informasi itu baru ia ketahui belakangan. Bahkan, Purbaya sempat berkelakar akan menegur bawahannya karena tidak segera melaporkan perkembangan pembiayaan program tersebut.
“Sebelumnya saya belum mendapat laporan dari staf, jadi tidak mengetahui hal ini. Memang sering begitu, banyak rapat tapi tidak ada laporan. Nanti bisa-bisa saya tegur keras,” katanya.
Meski sumber pendanaan sementara sudah mulai jelas, Purbaya menyebut status kepegawaian para manajer Kopdes Merah Putih masih menunggu kepastian.
Ia mengaku belum mengetahui secara rinci apakah para manajer tersebut nantinya akan sepenuhnya berada di bawah BUMN atau dialihkan ke Kementerian Koperasi setelah masa penugasan awal berakhir.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) memastikan gaji manajer akan dibayarkan melalui PT Agrinas Pangan Nusantara. Namun, saat itu pemerintah belum menjelaskan sumber dana pembayarannya.
Program ini menjadi perhatian publik karena pemerintah tengah membuka rekrutmen besar-besaran bagi 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih serta 5.476 pegawai Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Total 35.476 posisi tersebut dibuka sejak pertengahan April guna mendukung percepatan pembentukan koperasi desa dan penguatan ekonomi pesisir.
Antusiasme masyarakat terhadap lowongan ini sangat tinggi. Pemerintah mencatat sebanyak 639.732 orang mendaftar, dengan 483.648 di antaranya lolos seleksi administrasi.
Saat ini, para peserta sedang mengikuti tes kompetensi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di 72 lokasi.
Pelamar yang berhasil lolos nantinya akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Nusantara selama dua tahun pertama. Setelah itu, mereka akan dialihkan menjadi pengelola koperasi yang menangani unit usaha Kopdes Merah Putih di desa dan kelurahan masing-masing.

















































You must be logged in to post a comment Login