Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Sudah 7 pekan wafat kenapa jenazah Ali Khamenei belum dimakamkan

NortonNews.com – “Ribuan tentara Amerika Serikat dan Filipina mulai menjalani latihan perang tahunan bersama pada Senin (20/4), yang untuk pertama kalinya juga melibatkan kontingen besar dari Jepang.

Latihan militer AS dan sekutunya di kawasan Asia Tenggara ini digelar di tengah situasi Washington yang masih terlibat konflik dengan Iran di Timur Tengah sejak akhir Februari.”

“Tujuh pekan setelah dinyatakan meninggal akibat serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran, jenazah mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, hingga kini belum dimakamkan.

Ia dilaporkan tewas dalam serangan gabungan pada 28 Februari yang kemudian memicu konflik berkepanjangan antara AS dan Iran di kawasan Timur Tengah.”

“Jika dihitung sejak saat itu, Ali Khamenei telah meninggal selama 51 hari atau lebih dari tujuh pekan. Kondisi ini berbeda dengan pendahulunya, Ruhollah Khomeini, yang wafat pada 1989 dan langsung dimakamkan, dengan jutaan warga Iran hadir memberikan penghormatan terakhir dalam prosesi pemakamannya.”

Di sisi lain, kondisi Iran saat ini berbeda dibandingkan saat Khomeini wafat. Negara itu masih fokus menghadapi dan membalas serangan intens dari Amerika Serikat dan Israel. Situasi tersebut diduga menjadi alasan Iran belum mengumumkan waktu maupun lokasi pemakaman Khamenei.

Dilansir dari CNN Indonesia – Meski demikian, analis keamanan dari Foundation for the Defence of Democracies, Behnam Taleblu, memiliki pandangan tersendiri terkait belum dilaksanakannya pemakaman tersebut.”

“Ia menilai penundaan pemakaman tersebut bukan disebabkan kesibukan Iran dalam perang, melainkan karena kekhawatiran untuk menggelar upacara berskala besar. ‘Sederhananya, rezim itu terlalu takut dan terlalu lemah untuk mengambil risiko,’ ujar Behnam Taleblu, dikutip dari NDTV.

Taleblu menduga Iran menghindari kemungkinan serangan udara dari Amerika Serikat dan Israel, serta potensi munculnya gelombang protes besar.

Ia juga menilai pemerintahan yang kini dipimpin Mojtaba Khamenei tidak berada dalam kondisi yang memungkinkan untuk menggelar pemakaman secara megah. Selain itu, ia menyebut pemerintahan Iran tengah melemah akibat perang yang telah berlangsung lebih dari sebulan.

“Ia menambahkan bahwa klaim Republik Islam yang kerap menyebut mampu mengendalikan situasi di jalanan bertolak belakang dengan fakta pemutusan internet selama sekitar 50 hari. Menurutnya, hal itu menunjukkan kekhawatiran rezim terhadap dampak yang bisa muncul jika kondisi sebenarnya diketahui publik.”

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...