NortonNews.com – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) bersifat fleksibel dan dapat berubah sewaktu-waktu. Hal serupa juga berlaku untuk kebijakan penghematan bahan bakar minyak (BBM) yang sedang dijalankan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan tersebut tidak bersifat tetap, melainkan dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi.
Teddy juga memastikan bahwa jika ada perubahan, pemerintah akan segera mengumumkannya kepada publik secara cepat melalui saluran resmi.Ia menjelaskan bahwa setiap perubahan kebijakan pemerintah akan menyesuaikan dengan perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi.
Dilansir dari Kompas.com – Teddy pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan terus produktif.Dalam kesempatan itu, ia mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk turut berpartisipasi serta mendukung upaya penghematan BBM yang tengah dilakukan pemerintah di tengah situasi krisis global. Teddy menekankan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mendukung transformasi budaya kerja yang sedang dijalankan.
Pemerintah menetapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi ASN setiap hari Jumat. Pemilihan hari tersebut didasarkan pada aktivitas kerja yang umumnya tidak sepadat hari Senin hingga Kamis.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa WFH diterapkan satu hari dalam sepekan, baik di instansi pusat maupun daerah.
Ia juga mengungkapkan bahwa pola kerja empat hari dalam seminggu pernah diterapkan di sejumlah kementerian dan lembaga saat pandemi Covid-19. Meski demikian, Airlangga menegaskan bahwa pelayanan publik akan tetap berjalan normal.
Aktivitas produktif seperti sektor perbankan, pasar modal, dan lainnya juga tetap berlangsung, dengan pengaturan teknis diserahkan kepada masing-masing instansi melalui sistem atau aplikasi yang digunakan.
Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah penghematan untuk merespons melonjaknya harga minyak dunia akibat konflik di kawasan Timur Tengah.
Meski demikian, tidak semua sektor mengikuti kebijakan WFH bagi ASN. Sejumlah layanan tetap dikecualikan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa sektor-sektor tersebut membutuhkan kehadiran langsung petugas karena berkaitan erat dengan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
Sejumlah layanan tetap diwajibkan beroperasi penuh dari kantor, di antaranya sektor kedaruratan, kesiapsiagaan, ketenteraman, serta ketertiban umum. Selain itu, layanan kebersihan dan persampahan, administrasi kependudukan, perizinan, kesehatan, pendidikan, pendapatan daerah, hingga berbagai layanan publik lainnya juga tetap berjalan normal.





















































You must be logged in to post a comment Login