Jakarta ,NortonNews – Pria di Denpasar Diduga Aniaya Istri dan Mertua dengan Senjata Tajam, Riwayat Gangguan Kejiwaan Masih Didalami
Seorang pria berinisial IMP (42) diduga melakukan penganiayaan terhadap istri dan mertuanya menggunakan senjata tajam di sebuah rumah yang berada di kawasan Jalan Siulan, Penatih, Denpasar, Bali, pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.
Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga menunjukkan kondisi yang tidak stabil sejak sehari sebelum kejadian. Keluarga menyebut IMP tampak kebingungan dan mengalami kecemasan.
Melihat kondisi tersebut, sang istri, NWUKD (32), berupaya menenangkan suaminya dengan memberikan obat penenang. Namun, usaha itu disebut tidak memberikan hasil.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, mengatakan bahwa pelaku diduga mengambil sebilah pisau tanpa sepengetahuan korban sebelum menusuk punggung istrinya.
Setelah mengalami penusukan, korban berteriak meminta pertolongan dan keluar dari kamar. Teriakan tersebut didengar ayah korban, IKS, yang datang setelah mendengar cucunya meminta bantuan.
Saat berusaha menolong putrinya, IKS juga diduga menjadi korban serangan. Pelaku disebut mengambil sebilah pedang dan mengayunkannya hingga mengenai lengan mertuanya.
Akibat insiden tersebut, kedua korban mengalami luka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Dharma Yadnya untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Petugas kemudian mengamankan situasi dan mengimbau warga untuk menjauh karena pelaku masih membawa senjata tajam.
Sekitar pukul 24.00 WITA, kondisi di lokasi berhasil dikendalikan. Pelaku selanjutnya dievakuasi ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah untuk menjalani penanganan lebih lanjut karena disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan rutin menjalani pengobatan.
Sementara itu, kedua korban dilaporkan dalam keadaan sadar dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.























































You must be logged in to post a comment Login