Jakarta,NortonNews – Pemadaman listrik yang berlangsung hingga sekitar 60 jam di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mulai berangsur pulih pada Kamis (23/7/2026). Meski sempat kembali padam pada siang hari, pasokan listrik di sejumlah wilayah telah kembali menyala pada sore harinya.
Seorang warga Kecamatan Tebing, Yeni, mengatakan pemadaman awalnya dilakukan secara bergilir sesuai jadwal yang diumumkan PLN. Namun, gangguan pada salah satu kubikel di pembangkit menyebabkan terjadinya blackout yang berdampak pada hampir seluruh wilayah Karimun.
Menurut Yeni, listrik di kawasan tempat tinggalnya di Bukit Tembak baru kembali menyala setelah padam selama kurang lebih 60 jam. Meski demikian, sistem kelistrikan belum sepenuhnya normal sehingga pemadaman bergilir masih diberlakukan di beberapa wilayah.
Ia juga mengaku belum menerima informasi terkait kompensasi bagi pelanggan yang terdampak pemadaman berkepanjangan. Informasi yang diterima warga sejauh ini masih berfokus pada jadwal pemadaman dan proses pemulihan listrik.
Sementara itu, Manager ULP PLN Tanjung Balai Karimun, Ahmad Subhan Hadi, menyampaikan bahwa PLN membuka kemungkinan pemberian kompensasi kepada pelanggan yang terdampak. Namun, perusahaan akan terlebih dahulu melakukan analisis dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.
PLN menjelaskan bahwa proses evaluasi diperlukan karena durasi pemadaman yang dialami setiap pelanggan berbeda-beda. Hasil kajian tersebut nantinya akan dikoordinasikan dengan unit induk PLN sebagai dasar penentuan mekanisme maupun besaran kompensasi.
Hingga saat ini, PLN belum menetapkan secara resmi bentuk maupun nilai kompensasi bagi pelanggan yang terdampak pemadaman listrik di Karimun.























































You must be logged in to post a comment Login