SUBANG, NortonNews.com — Sebanyak 457 penyapu koin di Jembatan Sewoharjo, Desa Karanganyar, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, mendapatkan kompensasi sebesar Rp 400.000 dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selama arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Salah satu penyapu koin menyatakan senang atas bantuan yang diterimanya pada Kamis (19/3/2026) malam.
“Pemberian kompensasi ini dilakukan untuk membantu kelancaran jalur mudik yang sering terganggu oleh aktivitas warga di jembatan penghubung Subang–Indramayu.”
“Alhamdulillah, pada Idul Fitri tahun ini kami mendapat kompensasi sebesar Rp 400.000 dari Bapak Aing.
Dilansir dari Kompas.com- Terima kasih banyak Pak KDM atas bantuannya. Uang ini akan digunakan untuk membayar zakat fitrah dan membeli baju anak.
Kami berjanji tidak akan menyapu koin selama liburan Idul Fitri,” ujar Wastiti kepada wartawan.
Namun, pemberian kompensasi ini ternyata tidak menjangkau seluruh warga.
Beberapa penyapu koin lainnya memilih tetap bekerja di pinggir jalan karena menyapu koin telah menjadi tradisi turun-temurun warga Sewoharjo setiap tahun.
Warto, salah satu warga, menilai bahwa kompensasi yang diberikan tidak cukup efektif menghentikan aktivitas ini, mengingat pengguna jalan masih terus melemparkan uang ke jalan.
Warto menyesalkan langkah tersebut karena yakin warga akan tetap kembali ke jembatan.
“Menyapu koin sudah menjadi tradisi puluhan tahun bagi warga Sewoharjo dan Sidorejo.
Meski KDM memberikan kompensasi, warga di sini pasti akan kembali bekerja.
Jadi, uang Pak KDM terasa sia-sia, karena selama masih ada yang melempar uang, aktivitas menyapu koin tidak akan berhenti,” ujar Warto.

























































You must be logged in to post a comment Login