Jakarta, NortonNews – Setara Institute merilis daftar lima provinsi dengan tingkat kekerasan berbasis agama tertinggi. Jawa Barat menempati posisi teratas dengan 56 kasus kekerasan.
“Jawa Barat masih menjadi wilayah dengan jumlah kasus pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan paling tinggi,” ujar peneliti kebebasan beragama Setara Institute, Harkirtan Kaur, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).
Selain Jabar, provinsi lain yang masuk lima besar adalah Aceh, yang menempati posisi kedua dengan 23 kasus.“Selanjutnya, Aceh menempati posisi kedua dengan 23 kasus, diikuti Jawa Timur 18 kasus, Jawa Tengah 13 kasus, dan DKI Jakarta 12 kasus,” ujarnya.
Dilansir dari Detik.com- Setara Institute mencatat bahwa intoleransi masih cukup tinggi di Jawa Barat. Menurut Harkirtan Kaur, sejumlah kelompok intoleran terus mempertahankan praktik mayoritarianisme.
“Peristiwa intoleransi terjadi di tingkat masyarakat, terutama di akar rumput, di mana kelompok-kelompok ini berupaya melanggengkan praktik mayoritarianisme,” ujarnya.
Kondisi ini membuat kebebasan beragama bagi warga minoritas tetap sangat terbatas, sehingga mereka mengalami kesulitan mengekspresikan keyakinannya.
“Situasi ini membatasi ruang gerak dan kebebasan warga minoritas untuk berekspresi,” tambahnya.
























































You must be logged in to post a comment Login