
NortonNews- China menyampaikan kecaman keras atas serangan yang menyasar pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNIFIL) di Lebanon, yang dalam beberapa hari terakhir menyebabkan gugurnya prajurit TNI serta melukai sejumlah personel lainnya.
Serangan terhadap pos penjaga perdamaian tersebut terjadi di tengah meningkatnya konflik di Lebanon Selatan, wilayah yang diketahui menjadi basis kelompok Hizbullah dan tengah mengalami eskalasi akibat serangan dari pihak Israel.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, mengecam keras insiden tersebut meski tidak secara langsung menyebut pihak yang bertanggung jawab.
Dalam pernyataannya, ia menyebut serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan. China juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada korban yang gugur serta simpati kepada para personel yang mengalami luka-luka.
Lebih lanjut, China mendesak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk segera menahan diri, menurunkan tensi ketegangan, serta mengambil langkah konkret guna menjamin keselamatan pasukan penjaga perdamaian PBB yang bertugas di wilayah tersebut.





















































You must be logged in to post a comment Login