
NortonNews- Sebuah unggahan dari akun media sosial @seinsh yang diposting pada Sabtu (4/4/2026) mendadak viral dan menyita perhatian publik.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan masalah parkir liar di Jakarta yang dinilai tidak kunjung terselesaikan.
Ia mengaku telah mencoba berbagai cara, mulai dari menegur langsung pelaku hingga melapor ke pihak kelurahan, namun tidak ada perubahan berarti di lapangan.
Karena tidak mendapatkan solusi, ia kemudian melaporkan masalah tersebut melalui aplikasi resmi Pemprov DKI Jakarta, JAKI. Namun hasil yang diterima justru mengejutkan.
Alih-alih adanya penindakan nyata, ia malah menerima laporan “tindak lanjut” berupa foto petugas yang diduga merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI), sehingga memunculkan dugaan laporan fiktif.
Dalam unggahannya, ia juga mempertanyakan hal ini kepada Yustinus Prastowo terkait prosedur yang seharusnya ditempuh jika laporan resmi justru menghasilkan respons yang diragukan keasliannya.
Tak hanya itu, ia turut menandai Pramono Anung untuk meminta penjelasan serta tindakan tegas atas dugaan manipulasi tersebut.
Kasus ini pun memicu perdebatan luas di kalangan netizen, terutama terkait transparansi dan kredibilitas sistem pengaduan publik berbasis digital.















































You must be logged in to post a comment Login