NortonNews.com- Seorang wanita berinisial DA (37) ditemukan tewas di dalam kamar terkunci di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
Belakangan diketahui, korban merupakan cucu dari Mpok Nori.
Korban diduga dibunuh oleh mantan suami sirinya, seorang warga negara Irak berinisial F.
Hal tersebut dibenarkan oleh kakak korban, Aji Dwi Cahyadi, yang memastikan hubungan keluarga tersebut.Aji berharap pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya terhadap korban.
Diketahui, pelaku ditangkap pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 12.49 WIB saat berada di dalam bus yang melaju menuju Pulau Sumatera di ruas Tol Tangerang–Merak Km 68, Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten.
Dilansir dari Kompas.com- Ia juga menyampaikan harapan keluarga agar pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya, bahkan jika perlu hingga hukuman mati, atas tindakan yang dilakukan terhadap almarhumah.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Alfian Nurrizal, mengungkap motif pelaku berinisial F nekat membunuh korban.
Ia menyebut korban sempat ingin mengakhiri hubungan, namun pelaku menolak.
“Korban ingin berpisah dengan tersangka, tetapi tersangka tidak menghendakinya,” ujar Alfian saat dikonfirmasi, Minggu (22/3).
Polisi pun telah menetapkan F sebagai tersangka dalam kasus tersebut dan menjeratnya dengan Pasal 458 subsider Pasal 468 KUHP.
Alfian menambahkan, aksi pembunuhan diduga terjadi pada Kamis malam dan baru terungkap pada Sabtu pagi.
Korban diketahui ditemukan pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
Sebelumnya, ibu korban berinisial B sempat mendatangi kontrakan pada pukul 03.00 WIB, namun mendapati pintu rumah terkunci dari dalam.
Kakak korban berinisial A kemudian membuka pintu tersebut, hingga akhirnya korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di lantai dengan darah yang telah mengering.
Petugas dari SPK, Identifikasi Polres Metro Jakarta Timur, serta piket reskrim tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka sayatan pada bagian leher korban.


















































You must be logged in to post a comment Login