Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

“Peternak di Surabaya menahan sapi dan kambing dari pemotongan untuk meminimalkan risiko PMK.”

Jakarta,Norton News- “Peternak di Surabaya menahan pemberian pakan atau mempuasakan ternaknya setelah perjalanan jauh sebagai langkah mengurangi risiko penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Kasus PMK yang muncul di beberapa wilayah Jawa Timur baru-baru ini juga menjadi perhatian bagi para peternak di Surabaya.”

“Hingga Selasa (27/1/2026), Kota Surabaya tercatat bebas dari kasus PMK, sedangkan Pasuruan mencatat jumlah tertinggi dengan 103 kasus.””Namun demikian, semua peternak tetap menjaga kandang dan memantau kesehatan hewan ternaknya.”

Dilansir Dari Kompas- “Muhammad Badrus (47), peternak asal Surabaya, rutin membuka lapak penjualan sapi dan kambing di Gayungan setiap Idul Adha atau Hari Raya Kurban. Hewan kurban yang dijualnya berasal dari peternakan miliknya sendiri maupun dibeli dari peternak di daerah lain, seperti Lumajang dan Bojonegoro, lalu dikirim ke Surabaya menjelang Lebaran.”

“Puasa pada hewan bertujuan agar mereka lebih mudah beradaptasi dan melakukan detoksifikasi. Setelah dimandikan, ternak kemudian diberikan suntikan vitamin.””Keesokan harinya, hewan baru dimandikan, dan setelah selesai dimandikan, mereka diberikan suntikan,” tambahnya.

“Peternak Nokrom Farm menjelaskan bahwa vitamin, antibiotik, dan vaksin yang diberikan kepada ternaknya disediakan oleh Dinas Peternakan. Ia menambahkan, pemeriksaan untuk vitamin dilakukan setiap tanggal 5, vaksin diberikan sekitar sekali setiap enam bulan, sementara vitamin diberikan setiap bulan.”

“Meningkatnya kasus virus PMK membuat para peternak semakin berhati-hati dalam menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak. Selain itu, area kandang rutin disemprot disinfektan. ‘Kandang dibersihkan, disemprot, dan pakan ternak dijaga agar tidak kurang. Alhamdulillah, sejauh ini masih aman,’ ujarnya. Data dari Disnak Jatim per Selasa (27/1/2026) menunjukkan ada 927 kasus PMK di 38 kabupaten/kota, dengan 672 ternak sakit, 242 sembuh, 8 mati, dan 5 dipotong paksa.”

“Peningkatan kasus dipicu oleh mulai aktifnya arus lalu lintas ternak menjelang Idul Adha dari satu kota ke kota lain, serta kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi kesehatan hewan. Disnak Jatim menerima total 1.510.000 dosis vaksin dari Kementerian Pertanian, yang didistribusikan ke 38 kabupaten/kota, dengan tahap pertama sebanyak 453.000 dosis.”

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...