WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG – Warga Kota Tangerang sempat dibuat heboh oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan kondisi di Pintu Air 10, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, disertai bunyi sirene yang terdengar cukup keras.
Video berdurasi 38 detik itu ramai beredar di media sosial, seperti Instagram dan WhatsApp, dan memicu berbagai reaksi serta kekhawatiran dari masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengimbau warga agar tidak panik secara berlebihan.
Ia menjelaskan, bunyi sirene tersebut merupakan tanda adanya peningkatan ketinggian air Sungai Cisadane yang kini telah berada pada status Siaga 3.
Mahdiar menjelaskan bahwa setelah melakukan pengecekan, diketahui bunyi sirene tersebut dinyalakan karena ketinggian air Sungai Cisadane mengalami peningkatan dan telah memasuki status Siaga 3. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi TribunTangerang.com pada Jumat (23/1/2026).
Ia juga menyebutkan bahwa petugas di Pintu Air 10 Tangerang bekerja sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam memantau debit air Sungai Cisadane.
Setiap kali permukaan air mencapai ambang batas yang telah ditetapkan, sirene akan dibunyikan sebagai peringatan dini agar warga Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya dapat meningkatkan kewaspadaan.
Dilansir Dari Tribunnews – Mahdiar menegaskan bahwa sesuai dengan prosedur yang berlaku, sirene akan kembali dinyalakan apabila terjadi peningkatan ketinggian air ke status siaga berikutnya, seperti Siaga 2 dan seterusnya.
Ia menambahkan bahwa informasi yang diterimanya memastikan bunyi sirene tersebut murni sebagai peringatan sesuai kondisi debit air, bukan menandakan hal lain yang perlu dikhawatirkan.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menanggapi video yang beredar di media sosial.
Pasalnya, masih ada dua tingkat siaga di atas Siaga 3 yang berpotensi menyebabkan banjir meluas di wilayah Kota Tangerang dan daerah sekitarnya.
Meski demikian, ia tidak merinci lebih jauh mengenai batas ketinggian aliran Sungai Cisadane untuk status Siaga 2 maupun Siaga 1.
“Siaga 3 bukanlah level tertinggi, masih ada Siaga 2, dan Siaga 1 yang merupakan yang paling tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan, untuk penjelasan teknis lebih detail, masyarakat dapat menghubungi Dinas PUPR Kota Tangerang.























































You must be logged in to post a comment Login