
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva bersalaman saat KTT G-20 di Rio de Janeiro, Brasil, Senin 18/11 (Sumber foto: Ricardo Stuckert, Brazilian Presidency, AFP)
Jakarta, Norton News – Dilansir dari CNBC Indonesia, Pemerintah Brasil mengumumkan bahwa Indonesia secara resmi telah menjadi anggota penuh BRICS, sebuah blok ekonomi berkembang yang semakin dianggap sebagai penyeimbang kekuatan Barat.
Dikutip dari AFP pada Selasa (7/1/2025), Kementerian Luar Negeri Brasil menyatakan bahwa negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara ini “memiliki keinginan yang sama dengan anggota lainnya untuk mereformasi lembaga-lembaga pemerintahan global dan memberikan kontribusi positif dalam kerja sama di Global Selatan.”
Keanggotaan Indonesia dalam BRICS disetujui pada KTT 2023 di Johannesburg. Brasil, yang akan memegang kepresidenan bergilir kelompok ini pada tahun 2025, menyatakan dukungan penuh untuk keikutsertaan Indonesia dalam blok tersebut. Didirikan oleh Brasil, Rusia, India, dan China pada tahun 2009 dengan Afrika Selatan bergabung setahun setelahnya.
Tahun lalu, kelompok ini menambah keanggotaannya dengan memasukkan Iran, Mesir, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab sebagai anggota penuh. Dengan bergabungnya Indonesia, BRICS semakin memperkuat posisinya sebagai blok ekonomi yang berpengaruh di tingkat global.
Selama masa kepemimpinannya, Brasil berencana memperkuat kerja sama antar negara di Global Selatan dan mendorong reformasi lembaga multilateral. Salah satu fokus utama pemerintahan presiden dari sayap kiri, Luiz Inacio Lula da Silva adalah “pengembangan sarana pembayaran” untuk memudahkan perdagangan antar negara anggota BRICS.
Pada pertemuan puncak BRICS terbaru di Kazan, Rusia pada November 2024, negara-negara anggota mendiskusikan peningkatan transaksi non-dolar dan penguatan mata uang lokal. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam perdagangan internasional.
Namun, rencana tersebut memicu reaksi kuat dari Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump. Dia mengancam akan memberlakukan tarif 100% terhadap anggota BRICS jika mereka mencoba melemahkan dolar AS. Ancaman ini menunjukkan kekhawatiran AS mengenai kemungkinan peralihan signifikan dalam kekuatan ekonomi global ke arah negara-negara BRICS.
Puncak Pertemuan BRICS di Brasil
Pertemuan puncak BRICS tahun ini direncanakan berlangsung di Rio de Janeiro pada bulan Juli. Acara tersebut diharapkan menjadi forum penting untuk membahas langkah-langkah strategis yang akan dilakukan oleh negara-negara anggota guna memperkuat kerja sama ekonomi dan politik mereka, serta merespons tantangan global yang ada.
Dengan bergabungnya Indonesia, BRICS semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu blok ekonomi paling berpengaruh. Mereka tidak hanya menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi anggotanya tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan suara dan pengaruh negara-negara berkembang dalam tata kelola global.


















































You must be logged in to post a comment Login