Jakarta, Norton News – Pergerakan arus mudik kapal laut sudah mulai terlihat pada pekan terakhir Ramadan 2024. Tercatat sebanyak 75 ribu orang mudik menggunakan kapal laut hari ini.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Polri, Kombes Iroth Lauren Recky. Jumlah itu, katanya, merupakan data kumulatif kapal penyebrangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.
“Kapal yang beroperasi sebanyak 626 perjalanan, jumlah penumpang sebanyak 75.284 orang,” kata Iroth dalam keterangannya Sabtu (6/4/2024).
sejumlah penumpang memboyong kendaraannya untuk mudik. Dalam catatan penyebrangan ada juga bus penumpang dan kendaraan besar yang turut menyebrang hari ini.
“Kendaraan bermotor roda dua 4.357 unit, kendaraan bermotor roda empat 10.037 unit, bus 1.540 unit, truck 2.401 unit,”
Di lansir dari Detik.com Iroth mengimbau agar masyarakat untuk memastikan kondisi fisik dan kedaraannya sebelum melakukan perjalanan mudik. Dia juga meminta pemudik untuk beristirahat jika kelelahan dalam perjalanan.
“Manfaatkan rest area sebaik-baik mungkin untuk beristirahat dan pastikan kendaraan keadan sehat serta saldo uang elektronik mencukupi. Untuk para pemudik yang akan ataupun sedang melakukan perjalanan mudik dapat mengakses aplikasi Google Maps untuk mendapatkan informasi mengenai arus lalu lintas,”
Kapolri Cek Kesiapan Mudik di Pelabuhan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diketahui telah melakukan pemantauan dan pengecekan kesiapan jalur mudik Lebaran tahun 2024, khususnya di pelabuhan. Kapolri telah melakukan pengecekan di Pelabuhan Merak, Banten hingga Gilimanuk, Bali.
Kapolri juga meminta agar potensi antrean di kedua pelabuhan tersebut diantisipasi. Dia juga menyoroti perihal potensi penjualan tiket liar, dan meminta jajarannya untuk mengawasi hal itu.
“Ini juga menjadi sangat penting dan juga memastikan masyarakat terlayani sesuai dengan harga tiket yang sudah ditentukan, karena apabila ini tidak diawasi dengan baik ini juga akan menjadi sumber masalah,” kata Jenderal Sigit dalam arahannya di Pos Pengamanan Terpadu Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Kamis (4/4).
Dia juga menekankan bahwa Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang memang jalur utama bagi para pemudik. Masyarakat menggunakan jalur tersebut untuk bepergian dari Jawa ke Bali maupun sebaliknya.
“Mumpung masih ada, mohon untuk dicek dikoreksi lagi, termasuk kesiapan personelnya sehingga dalam beberapa hari ke depan ini bisa siap berjalan dengan baik, baik dari Gilimanuk-Ketapang dan sebaliknya, khususnya pada saat mendekati puncak mudik dan puncak balik,” imbuh Sigit.


















































You must be logged in to post a comment Login