Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Viral Video Marahi Petugas SPBU, Wayan Koster Akui Kekeliruan dan Sampaikan Penyesalan

Viral Video Marahi Petugas SPBU, Wayan Koster Akui Kekeliruan dan Sampaikan Penyesalan

Jakarta ,NortonNews –  Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya angkat bicara mengenai video dirinya yang viral di media sosial setelah terlibat cekcok dengan seorang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di tengah persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali.

Dalam rekaman yang beredar, Koster tampak terlibat adu argumen dengan seorang petugas perempuan. Video tersebut menuai perhatian warganet setelah memperlihatkan Koster membalas emosi petugas hingga memintanya untuk diam.

Koster mengakui bahwa dirinya turut melakukan kesalahan karena tidak mampu menahan emosi ketika menghadapi situasi tersebut.

“Salahnya saya, pegawai itu marah. Saya ikut marah. Itu salah saya,” kata Koster di Denpasar, Jumat.

Pengakuan itu disampaikan saat dirinya menghadiri Rapat Paripurna DPRD Bali. Pada kesempatan tersebut, Koster turut memaparkan kronologi peristiwa yang menjadi perbincangan masyarakat.

Ia menjelaskan, kunjungannya ke SPBU dilakukan untuk memastikan penanganan persoalan kelangkaan BBM di Bali berjalan sebagaimana mestinya. Koster ingin memeriksa langsung operasional SPBU yang seharusnya melayani masyarakat selama 24 jam.

Akan tetapi, setibanya di lokasi, ia mendapati SPBU dalam kondisi tidak beroperasi. Akibatnya, antrean kendaraan terlihat memanjang di sekitar area pengisian bahan bakar.

Koster kemudian menghubungi pihak pimpinan SPBU untuk mencari tahu penyebab terhentinya pelayanan. Dari komunikasi tersebut, diketahui bahwa terdapat gangguan pada sistem komputerisasi yang berdampak pada operasional SPBU.

Situasi semakin memanas ketika seorang petugas perempuan ikut menanggapi pembicaraan dengan nada emosional. Perdebatan antara keduanya pun terjadi dan terekam hingga akhirnya tersebar luas di media sosial.

Koster menyadari bahwa sebagai kepala daerah, dirinya seharusnya mampu bersikap lebih tenang dalam menghadapi persoalan di lapangan. Ia mengakui bahwa respons emosional tersebut bukanlah sikap yang semestinya ditunjukkan.

Bahkan, kejadian itu masih membekas dalam pikirannya setelah kembali ke rumah. Koster mengungkapkan bahwa sang istri juga sempat menegur dirinya terkait sikap yang ditunjukkan dalam insiden tersebut.

Kelangkaan BBM di Bali Dipicu Kendala Distribusi

Selain menanggapi video viral tersebut, Koster turut menjelaskan penyebab terjadinya kelangkaan BBM di sejumlah wilayah Bali. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh habisnya persediaan bahan bakar.

Menurutnya, hambatan justru terjadi pada proses distribusi akibat kendala teknis yang membuat penyaluran BBM ke sejumlah SPBU mengalami keterlambatan.

Koster menyebut kapal pengangkut BBM dengan muatan mencapai 18 juta liter di Depo Manggis sempat tidak dapat bersandar selama 18 jam. Hal itu terjadi karena jangkar kapal mengalami masalah akibat tersangkut.

Kendala tersebut berdampak pada terhentinya pengiriman BBM ke seluruh SPBU di Bali selama satu hari.

Untuk mengatasi situasi tersebut, Koster mengaku terus memantau perkembangan penanganan dengan berkantor di Pertamina Depo Sanggaran hingga dini hari. Ia bersama jajaran direksi Pertamina membahas sejumlah langkah untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM.

Koster juga telah menjalin komunikasi dengan Direktur Utama Pertamina agar kejadian serupa dapat dicegah dan tidak kembali terulang.

“Saya pun bicara sama Bapak Dirut Pertamina untuk mengatasi ini jangan sampai terjadi lagi hal serupa ke depan,” ujarnya.

Koster Tekankan Pentingnya Koordinasi Antarinstansi

Koster menyebut persoalan kelangkaan BBM dan LPG 3 kilogram yang sempat terjadi di Bali harus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah maupun pihak terkait.

Ia menilai penanganan kebutuhan dasar masyarakat tidak bisa dilakukan secara sepihak. Karena itu, koordinasi dan kerja sama antarpihak dinilai penting agar persoalan serupa dapat diantisipasi lebih cepat.

Koster juga mengingatkan bahwa stabilitas Bali perlu dijaga bersama, mengingat pariwisata menjadi salah satu sektor utama yang sangat dipengaruhi oleh kondisi keamanan dan sosial masyarakat.

“Pariwisata itu sangat sensitif terhadap isu keamanan, isu sosial. Jadi karena itu, ekstra upaya kami adalah bagaimana menjaga agar Bali kondusif,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Koster menyampaikan bahwa langkah penanganan persoalan BBM di Bali mendapat respons positif dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah pusat, hingga sejumlah perwakilan negara sahabat.

Pemerintah Provinsi Bali pun mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi dan mengedepankan semangat gotong royong. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok, sehingga aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Pulau Dewata tetap berjalan dengan baik.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Nasional

Jakarta,Norton News- Dwi (40), seorang pengemudi ojek online, tampak pasrah saat mengungkapkan keluhannya soal potongan aplikasi yang kian mencekik. Dengan program baru berbayar per...

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...