Jakarta ,NortonNews –Tradisi Mbecek di Sawoo Ponorogo, Warga Beri Sumbangan Hajatan dengan Hasil Panen
Tradisi gotong royong masih terjaga kuat di Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Dalam setiap hajatan pernikahan, masyarakat setempat memiliki kebiasaan unik dengan membawa berbagai bahan kebutuhan pokok sebagai bentuk sumbangan kepada tuan rumah.
Tradisi yang dikenal dengan sebutan buwoh atau mbecek ini membuat para tamu tidak hanya memberikan uang, tetapi juga membawa beras, cabai, gula, minyak goreng, hingga hasil pertanian lainnya untuk membantu penyelenggaraan acara.
Bagi warga Sawoo, sumbangan tersebut bukan sekadar bantuan materi. Tradisi buwoh mencerminkan nilai kebersamaan, solidaritas, serta rasa saling percaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Budaya saling membantu ini berlangsung secara alami tanpa aturan tertulis. Warga yang memberikan bantuan kepada tetangganya meyakini bahwa ketika mereka menggelar hajatan di kemudian hari, masyarakat sekitar juga akan memberikan dukungan serupa.
Tradisi ini kembali menjadi perhatian publik setelah diunggah oleh akun TikTok @pemdes.ngindeng, yang menampilkan suasana hajatan di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo. Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa sumbangan dari kerabat bahkan dapat mencapai puluhan kilogram beras atau hasil panen dari satu lahan sawah sebagai bentuk dukungan kepada keluarga yang menggelar acara.
Selain menjadi ajang mempererat hubungan sosial, hajatan di Sawoo biasanya ditutup dengan hiburan rakyat berupa pertunjukan seni Tayub yang turut dihadiri masyarakat setempat.
Keberadaan tradisi buwoh atau mbecek menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih hidup di tengah masyarakat pedesaan. Nilai kebersamaan dan kepedulian yang terkandung di dalamnya diharapkan tetap terjaga dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.























































You must be logged in to post a comment Login