NORTON NEWS – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) mengerahkan 15 personel untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, tepatnya di depan RSJ Sambang Lihum, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Penanganan kebakaran tersebut dilakukan pada Minggu (11/10/2026) dengan melibatkan personel dari Pangkalan TNI AU (Lanud) Sjamsudin Noor bersama satuan tugas gabungan dari sejumlah instansi terkait.
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Rabu (14/10/2026), kegiatan pemadaman diawali dengan apel personel yang dipimpin oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI Feri Yunaldi, menjelaskan bahwa personel yang diterjunkan merupakan bagian dari Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor.
“Usai apel, Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor mengerahkan 15 personel ke lokasi karhutla,” ujar Feri.
Libatkan Sejumlah Instansi dalam Pemadaman
Dalam pelaksanaannya, personel TNI AU tidak bekerja sendiri, tetapi berkoordinasi dengan sejumlah unsur yang turut membantu penanganan karhutla di Kabupaten Banjar.
Feri menjelaskan bahwa operasi pemadaman melibatkan Satgas Karhutla Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 828, serta relawan pemadam kebakaran dari Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Provinsi Kalimantan Selatan.
“Mereka bekerja sama dengan Satgas Karhutla BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Yonif TP 828, dan relawan pemadam kebakaran BPK Provinsi Kalimantan Selatan,” katanya menjelaskan.
Menurut Feri, proses pemadaman berlangsung dengan aman dan lancar. Meski demikian, upaya penanganan kebakaran masih terus dilakukan untuk memastikan api dapat dikendalikan.
TNI AU Perkuat Sinergi Cegah Karhutla Meluas
Dilansir dari ANTARA News – TNI AU menegaskan kesiapannya untuk terus mendukung pemerintah pusat dan daerah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan. Kerja sama lintas instansi dinilai penting untuk mempercepat penanganan kebakaran sekaligus mengurangi dampak yang ditimbulkan.
“Kita juga akan memperkuat sinergitas untuk mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak Karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat,” kata Feri.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mengendalikan kebakaran di wilayah Kalimantan Selatan serta melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak karhutla.














































You must be logged in to post a comment Login