Jakarta ,NortonNews -d — Seorang siswa laki-laki di sebuah boarding school di Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh sesama siswa. Kasus tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian, sementara korban telah menjalani pemeriksaan visum.
Kasat PPA Polres Metro Bekasi Kota Kompol Rosdiana menyebut pihak keluarga korban telah melaporkan dugaan penganiayaan tersebut kepada polisi. Petugas juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.
“Sudah buat laporan polisi (LP), sudah visum,” kata Rosdiana, Minggu (27/9/2026).
Ia menjelaskan, polisi juga telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP). Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Sudah cek TKP. Untuk penanganan perkara masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya.
Dugaan penganiayaan itu sebelumnya diungkap pihak keluarga melalui media sosial. Keluarga menyebut korban mengalami sejumlah luka, seperti lebam di beberapa bagian tubuh, benjolan pada kepala, hingga rasa sakit di bagian dada.
Kepada orang tuanya, korban sempat menyampaikan bahwa luka yang dialaminya disebabkan karena terjepit pintu. Namun, saat orang tua kembali menjenguk pada pekan berikutnya, sejumlah luka tersebut masih terlihat.
Pihak sekolah kemudian membenarkan adanya keributan yang melibatkan sejumlah siswa. Sekolah juga menyampaikan bahwa korban diduga mengalami kekerasan dari rekannya.
Dari hasil pemeriksaan medis, korban disebut mengalami pecah pembuluh darah pada bagian mata.
Polisi masih mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari pihak terkait serta bukti-bukti yang diperlukan. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui secara lebih jelas kronologi kejadian dan pihak yang terlibat.
Karena penyelidikan masih berlangsung, dugaan penganiayaan tersebut belum dapat dipastikan secara final sampai proses hukum kepolisian selesai.
















































You must be logged in to post a comment Login