Jakarta, Norton News-BPBD DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga malam hari, banjir masih menggenangi empat RT dan 12 ruas jalan di wilayah Jakarta Utara. Genangan tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang terjadi sejak Sabtu malam. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyampaikan bahwa hingga pukul 18.00 WIB ketinggian air di lokasi terdampak bervariasi, sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu (18/1/2026).
Keempat RT yang terdampak banjir berada di tiga kecamatan berbeda, yaitu satu RT di Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan dengan ketinggian air 30 cm; satu RT di Kelurahan dan Kecamatan Tanjung Priok dengan ketinggian 25 cm; serta dua RT di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan dengan genangan mencapai 30 cm.
Selain itu, banjir juga masih menggenangi 12 ruas jalan di Jakarta Utara. Beberapa titik terdampak antara lain Jalan Karang Bolong Raya, Ancol, dengan ketinggian air 10 cm, serta Jalan Gunung Sahari di depan Lantamal yang terendam hingga 50 cm.
Dilansir Dari Detik Com-Di Kelurahan Kelapa Gading, beberapa ruas Jalan Boulevard masih tergenang air, yaitu Jalan Boulevard Barat di depan Lotte Mart dengan ketinggian 15 cm, Jalan Boulevard Barat setinggi 20 cm, serta Jalan Boulevard Barat Raya di depan Mall Kelapa Gading dengan genangan 15 cm.
Sementara itu, empat ruas jalan di Cilincing juga masih terendam banjir hingga malam hari, yakni Jalan Kalibaru Barat II setinggi 15 cm, Jalan Raya Cilincing Kalibaru dan Jalan Babek TNI masing-masing 20 cm, serta Jalan Kampung Sepatan dengan ketinggian air 50 cm.
Di Kecamatan Penjaringan, banjir masih terjadi di dua ruas jalan, yaitu Jalan Muara Baru di depan Apartemen Pluit Se View dengan genangan 30 cm dan di depan pintu masuk Pelabuhan Nizam Zachman setinggi 40 cm.
Sedangkan di Kecamatan Koja, Jalan Kramat Jaya depan Jakarta Islamic Center (JIC) masih terendam air dengan ketinggian mencapai 10 cm.
BPBD DKI Jakarta telah menurunkan personel untuk memantau kondisi genangan di berbagai wilayah, sekaligus mengoordinasikan dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik. Kegiatan ini dilakukan bersama para lurah dan camat setempat, termasuk menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.“Genangan ditargetkan bisa surut secepatnya,” ujar Yohan.


















































You must be logged in to post a comment Login