Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Satpol PP Minta Maaf Usai Penertiban Pedagang Es Krim di CFD HI Viral

NortonNews.com — Aksi penertiban pedagang es krim saat Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, menjadi viral di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat. Menyikapi hal itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

Video penertiban yang beredar menunjukkan sejumlah petugas Satpol PP menghentikan seorang pedagang es krim di area CFD. Dalam proses tersebut, sempat terjadi perdebatan antara petugas dan pedagang yang kemudian menjadi perhatian publik.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi, menyatakan pihaknya memahami adanya keresahan masyarakat terkait video viral itu. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut akan dijadikan bahan evaluasi bagi seluruh petugas di lapangan.

“Menanggapi video yang beredar di media sosial terkait penertiban pedagang es krim di kawasan HBKB, kami Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat,” ujar Satriadi dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).

Satriadi juga menjelaskan bahwa sesuai aturan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor, kegiatan berdagang memang tidak diperbolehkan di sepanjang jalur utama CFD. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, serta keamanan masyarakat yang berolahraga maupun beraktivitas di kawasan tersebut.

“Berdasarkan ketentuan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB), aktivitas berjualan tidak diperbolehkan di sepanjang jalur utama HBKB demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat,” ujarnya.

Dilansir dari Lambeturah.co.id – Meski begitu, ia menegaskan bahwa seluruh anggota Satpol PP diminta untuk selalu mengutamakan pendekatan yang persuasif, humanis, dan penuh empati dalam setiap proses penertiban.

“Kejadian ini akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lebih bijak, profesional, serta mengedepankan empati kepada masyarakat,” tuturnya.

Satriadi juga menambahkan bahwa kritik dan masukan dari masyarakat menjadi perhatian penting bagi Satpol PP DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pihaknya memastikan penegakan ketertiban umum akan terus dilakukan dengan pendekatan yang lebih humanis ke depannya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

You May Also Like

Otomotif

JAKARTA, NORTON NEWS – Seiring dengan bocoran gambar yang diduga kuat merupakan Mobil keluaran terbaru yaitu Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid, sejumlah diler di...

Scholar

Oleh: Mikhael Yulius Cobis, Mahasiswa Program Doktoral Universitas Sahid Jakarta Editor: Rudi, NORTON News Stuart Henry McPhail Hall, FBA yang biasa dikenal dengan Stuart...

Nasional

Berasal dari bahasa sunda nama Curug berasal dari dua suku kata yaitu "Cur" yang berarti cai atau air, dan kata "Rugu" yang artinya ngocor...