(Jakarta, Norton News) – dilansir dari kompas.com Ukraina telah meluncurkan Rudal Balistik dan melakukan penembakan 8 rudal ke udara. Hal ini diklaim oleh Rusia dan telah melakukan pertahanan udara dan menambak jatuh delapan rudal yang ditembak oleh Ukraina tersebut.
Rusia dan Ukraina sendiri memang terjadi ketegangan hal ini mengakibatkan penggunaan senjata jarak jauh yang di pasok Barat oleh Ukraina dalam rangka untuk melawan rusia.
Sebelumnya, pekan lalu Ukraina telah menembakan rudal balistik ATACMS buatan Amerika Serikat ke Rusia dan memicu reaksi marah di Moskwa.
Kedua negara tersebut tengah melakukan peningkatan penggunaan rusal jarak jauh. Setelah Amerika Serikat telah memberikan persetujuan kepada Ukraina untuk menggunakan senjata tersebut untuk melawan Rusia.
Pada hari kamis (21/11/2024) Moskwa telah menembakan rudal hipersonik eksperimental ke kota Dnipro, Ukraina. Vladimir Putin selaku presiden Rusia telah memberi peringakatn bahwa senjata yang disebut Oreshnik tersebut dapat digunakan lagi dalam pertempuran. Selain itu, telah dilakukan serangan dengan sebuah pesawat tak berawak atau drone ke Ukraina di Kota perbatasan Rusia, Shebekino di hari ini (25/11/2024) yang menewaskan seorang warga sipil, keterangan tersebut didapatkan dari gubernur setempat, Vyacheslav Gladkov.






















































You must be logged in to post a comment Login